Selasa, Mei 11, 2021
BerandaBuntut Pemberitaan Perawatan Jalan Jalinsum Yang Amburadul, Kasi UPTD Gunung Tua Ancam...
Array

Buntut Pemberitaan Perawatan Jalan Jalinsum Yang Amburadul, Kasi UPTD Gunung Tua Ancam Wartawan, Proses Hukum Juga Mandul

Perawatan Rutin Jalinsum Jumping dan Amburadul, Diminta Gubsu H.T. Erry Nuradi Serius Akan Jalinsum Palas. “Pejabat Terkait Tidak Bisa Menjalankan Amanah”

IMG_20160810_174309
Kondisi Jalinsum di Kecamatan Aek Nabara Barumun, Desa Sipagabu, walau perawatan rutin sudah dilakukan Dinas Binamarga Prov. Sumut melalui UPTD Gunung Tua, namun lobang menganga besar seperti terlihat di gambar tidak ikut ditambal, diduga Kasi Pemeliharaan Jalinsum, Marasamin Dalimunthe, tidak melihat lobang. (Foto R9)

FAKTA PERS -Padang Lawas.

Masyarakat Kabupaten Padang Lawas (Palas), berbangga hati dengan diperbaikinya Jalinsum Binanga (perbatasan Kabupaten Padang Lawas Utara dan Padang Lawas) hingga perbatasan Rohul Provinsi Riau sepanjang ±120 km dan jalinsum Aek Godang Kab. Tapanuli Utara (Paluta) hingga Sosopan (Palas) sepanjang ± 80 Km.

Namun perawatan Jalinsum hanya bertahan beberapa hari saja, tampak setelah hitungan hari saja banyak penambalan pada ruas jalan hotmix yang berlubang sudah penyok, rusak, dan ada juga yang sama sekali tidak ditambal.

Ali Hasibuan warga Kecamatan Aek Nabara Barumun merasa kecewa dengan pemeliharaan di sepanjang ruas jalan Binaga sampai ke perbatasan Rohul yang di kerjakan Dinas Binamarga Provinsi Sumatera Utara melalui UPTD Gunung Tua, yang dinilai amburadul dan tanpa kualitas.

Kepada Fakta Pers Media, Rabu (14/9) Ali mengatakan, “Pemeliharaan, perawatan rutin jalan dilaksanakan Jumping (lompat-lompat), lubang pada jalan tidak terlebih dahulu dibersihkan, tetapi langsung di timbun (tambal) Hotmix tanpa pemadatan, sehingga permukaan jalan yang berlobang setelah ditimbun tidak rata (bergelombang), ditambah lagi jalan yang sudah ditambal dalam hitungan hari sudah rusak, tentu hal ini berbahaya bagi pengguna jalan.

Hal serupa juga dirasakan Ahmad Gozali, warga Sibuhuan Barumun atas perawatan jalan yang menurutnya  amburadul, kepada Fakta Pers Media mengatakan, “Jalan sudah ditambal, namun masih banyak jalan yang terabaikan, atau tidak ditambal, sementara bahu jalan juga tidak terawat, sehingga hasilnya kurang maksimal sangat berpotensi mengundang kecelakaan, apalagi Sibuhuan adalah Ibu Kota Kab. Palas”.

“Diminta Gubsu H.T. Erry Nuradi serius memperhatikan kondisi Jalinsum Palas, Pejabat terkait tidak bisa jalankan amanah dari Gubsu, hak kami warga masyarakat Padang Lawas mendapatkan jalan yang aman dan layak, apalagi baru-baru ini Gubsu sudah beberkan dana pemeliharaan Jalinsum di Palas, artinya dananya ada, kenapa perawatannya dilapangan serba tanggung”. tegasnya.

Infomasi yang diperoleh Fakta Pers Media dari masyarakat yang tinggal di sekitar pemukiman Jalinsum, dua pekan ini sudah belasan kendaraan  yang mengalami kecelakaan, diduga karena permukaan timbunan/penabalan jalan hotmix tidak rata, tidak sedikit keadaan beram jalan yang amat dalam sehingga pengemudi sering kecolongan atau terkejut dalam berkendara.

BACA JUGA “Diduga Gerah Ditanyai, Kasi Pemeliharaan Jalan Sumut Hina dan Ancam Wartawan”

Sebelumnya, pada pertengahan bulan Juli yang lalu, permasalahan perawatan Jalinsum sudah menjadi topik bahasan yang  hangat dikalangan masyarakat Kab. Palas, pasalnya pihak Dinas Bina Marga Provinsi Sumut melalui UPTD Gunung Tua, Kasi Pemeliharaan Jalan, Marasamin Dalimunthe saat dikonfirmasi melalui selulernya terkait permasalahan perawatan rutin jalan di Palas yang tidak tuntas serta dinilai amburadul malah justru marah-marah dan bersikap arogan.

Kasi perawatan jalan UPTD Gunung Tua, Marasamin Dalimunthe malah memaki, mengucapkan kata-kata yang tidak pantas di ungkapkan selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mengancam akan mencari wartawan Fakta Pers Media, hingga ketempat tinggalnya di Sibuhuan.

Selanjutnya atas pengancaman itu, Robert Nainggolan, Kepala Perwakilan Sumut Fakta Pers Media melaporkan ke Mapolsek Barumun sekitar bulan Juni yang lalu, namun sampai berita ini diturunkan belum ada titik kejelasan atas pengaduan, pengancaman serta menghalangi tugas jurnalis.

Sementara Kapolsek AKP Sammailun baru-baru ini saat ditanyai di kantornya mengungkapkan tidak mengetahui atas pelaporan tersebut.

“Lho, udah dilaporkan, saya kok tidak tahu, siapa yang perbal”, kata Kapolsek Barumun. (R9)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments