Selasa, Juli 27, 2021
BerandaKonsultan Pengawas Jarang Nongol, Kualitas Pembangunan Peningkatan Jalan PP Makmur Dipertanyakan
Array

Konsultan Pengawas Jarang Nongol, Kualitas Pembangunan Peningkatan Jalan PP Makmur Dipertanyakan

IMG-20160915-WA0011

FAKTA PERS – Padang Lawas.

Kualitas pembangunan peningkatan jalan PP Makmur yang terletak di Desa Aek Tunjang, Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang sumber dananya dari DAK SPP ini dilaksanakan oleh PT SINAR MUTIARA INTAN dengan nomor kontrak 620/01/WIL-III- BM/SPPKS/VIII/2016 senilai Rp.1.979. 940.000 dipertanyakan publik. Pasalnya, pihak Konsultan Pengawas yang diketahui dari PT ARTEK UTAMA jarang terlihat untuk mengawasi kegiatan pembangunan tersebut.

Berdasarkan informasi sementara dan hasil investigasi Fakta Pers Media di lapangan, diketahui jika dalam pelaksanaan kegiatan tersebut terdapat beberapa dugaan penyimpangan dalam spesifikasi teknik pekerjaan. Seperti masalah komposisi campuran adukan diduga tidak sebanding komposisi. Campuran semen dan volume, serta kedalaman lantai parit yang bervariasi.

Kemudian untuk spesifikasi pasir yang digunakan diketahui menggunakan pasir yang didapat dari lokasi setempat yang mutunya kurang baik, bercampur lumpur atau tanah. Sehingga dipastikan kekuatan pada pemasangan batu pun tidak bertahan lama, demikian menurut narasumber setempat. Terkesan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terhadap pengerjaan kegiatan tersebut, terutama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta pihak pengawas lapangan diduga sengaja tidak memperhatikan masalah kualitas serta kuantitas pekerjaan.

Sumber yang menolak menyebut namanya itu menuturkan, kalau dilihat dari plank merek kegiatan adalah lanjutan peningkatan jalan, tetapi mengapa parit yang dikerjakan lebih dulu. Lantas mengapa PPTK langsung turun ke lapangan untuk menggonta-ganti RAB parit, dimana peran konsultan pengawas?.

Menurutnya yang perlu dipertanyakan lebih jauh adalah sejauh mana peran pihak konsultan mulai dari perencanaan, tehnik, sampai pengawas pada kegiatan tersebut. “Karena dalam pekerjaan konstruksi seperti pada kegiatan tersebut diatas tentu sudah dianggarkan untuk pihak konsultan dan kami menduga baik PPK, Konsultan Pengawas dan pihak kontraktor mereka main mata,” papar sumber.

Berdasarkan sumber yang diperoleh Fakta Pers Media PPTK kegiatan bernama Ardi yang merupakan salah satu pegawai di bidang Binamarga pada Dinas PU TAMBEN Palas. Namun, tidak berhasil ditemui dikantornya, saat dihubungi melalui selulernya juga tidak menjawab.

Demikian pula Rizal Sekertaris PU TAMBEN Palas, tidak berhasil ditemui dikantornya, saat di hubungi melalui selulernya juga tidak menjawab.

(R9/Tim)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments