Jumat, Juli 30, 2021
BerandaRetribusi Kebersihan 'Siluman', Gentayangan Di Dinas Tarukim Kota Gunungsitoli
Array

Retribusi Kebersihan ‘Siluman’, Gentayangan Di Dinas Tarukim Kota Gunungsitoli

o_1
Retribusi ‘Siluman’ yang ‘Gentayangan’ tanpa ditulis tanggal, dan juga nama petugas dan sesekali kupon retribusi tersebut tidak memiliki cap atau stempel dari pemerintah setempat yang membidangi.

FAKTA PERS – Gunungsitoli, Nias.

Kamis 15/09/2016, Perda Kota Gunungsitoli No. 3 tahun 2013 mengenai retribusi pelayanan persampahan/kebersihan, adalah sarana pemasukan daerah Kota Gunungsitoli menuju Kota Gunungsitoli Samaeri, hal ini sangat membantu penanggulangan persoalan sampah di Kota Gunungsitoli dalam hal kebersihan kota.

Dari hasil pantauan Fakta Pers Media kepada salah seorang pedagang tidak tetap di kota Gunungsitoli berinisial marga D, mengatakan bahwa, mereka dikutip retribusi kebersihan selama 5 hari dalam 1 minggu dengan cara kutipan sekaligus bukan perhari.

Selanjutnya pedagang berinisial marga D mengatakan, “retribusi ini diberikan kepada mereka tanpa ditulis tanggal, dan juga nama petugas dan sesekali kupon retribusi tersebut tidak memiliki cap atau stempel dari pemerintah setempat yang membidangi.” jelasnya.

Fakta Pers Media mencoba konfirmasi kepada Kabid Kebersihan Kota Gunungsitoli yang menjelaskan bahwa, “retribusi Rp. 1.000,- perhari diberlakukan sepanjang mereka berjualan di situ, namun ketika mereka tidak berjualan maka retribusi tersebut tidak di kutip karena hal itu temporer yang jualanya sekitar jalan trotoar atau dipingir jalan,” ujarnya.

Namun hal ini salah satu sifat kelalaian yang membayangkan dalam pengawasan Tarukim Kota Gunungsitoli,  instansi yg membidangi. Disisilain Ridwan Zega (Anggota DPRD kota Gunungsitoli) mengatakan, “kupon atau karcis retribusi kebersihan itu sah adanya, namun jika dalam pelaksanaan tidak sesuai dengan ketentuan maka hal ini perlu dilaporkan kepada kami sebagai Anggota DPRD Kota Gunungsitoli untuk ditindaklanjitu,” katanya.

(Edward FF Lahagu)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments