Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Terkait Berita 'Surutnya Sampah di Sungai Jakarta', Pemerhati Kota Menilai Lebih Cocok...
Array

Terkait Berita ‘Surutnya Sampah di Sungai Jakarta’, Pemerhati Kota Menilai Lebih Cocok Jadi Iklan Daripada Berita

 

surutnya sampah di jakarta

FAKTA PERS – Jakarta.

Menjawab pertanyaan publik soal prestasi Gubernur DKI Jakarta alias Ahok selama ini, sebuah media nasional memberitakan dan menunjukkan prestasi Ahok dalam menyingkirkan sampah di sungai-sungai Jakarta dengan foto-foto yang begitu meyakinkan.

Publik yang awam mudah saja terbius dengan pemberitaan tersebut dan tidak nampak sebagai kampanye terselubung. Namun, tidak demikian bagi Elisa Sutanudjaja, seorang aktivis dan pemerhati kota. Dia menegaskan bahwa artikel berita yang berjudul “”Surutnya Sampah di Sungai Jakarta” yang dimuat di rubrik Avontur milik kompas harus dibaca dengan hati-hati. Dia menyatakan sampah di Kota Jakarta tidak surut, melainkan pindah ke kota lain.

Elisa mengatakan DKI Jakarta tidak punya program pengurangan sampah, karena hingga kini DKI Jakarta tidak memiliki sarana pengolahan sampah. Kenyataannya yang terjadi adalah Jakarta memindahkan tumpukan sampahnya ke Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

“Volume sampah DKI ke Bantar Gebang di Feb 2015: 6000 ton. Berita Juni 2016: 7000 ton. Dan DKI tidak punya program pengurangan sampah,” tulisnya dalam akun twitter @elisa_jkt.

“Kenapa saya yakin tidak ada program pengurangan sampah, tinggal cek produk hukum DKI, adakah Perda/PerGub/InsGub terkait pengurangan sampah?” tulis Elisa lagi menjelaskan.

“Kalau tidak ada produk hukum untuk pengurangan sampah, bagaimana cara insentif, disentif, bahkan hal-hal semacam anggaran? Jadinya cuma sekelas anjuran.”

Elisa juga menyebut artikel berjudul “Surutnya Sampah di Sungai Jakarta” ini masuk dalam kategori iklan.

“Berita Kompas di bawah ini harusnya ditandai ‘Advertorial Dinas Kebersihan dan Dinas Tata Kota’,” pungkasnya.

Dia menilai berita tersebut berbahaya sebab tidak menyertakan informasi atau catatan tambahan ke mana perginya sampah-sampah di sungai Jakarta tersebut dan bagaimana mekanisme harian pembuangan sampah.

Kendati demikian, Elisa mengapresiasi kerja keras Dinas Tata Air dan Dinas Kebersihan yang telah membersihkan sungai-sungai tersebut.

(AF)

Most Popular

Recent Comments