oleh

Walikota Jakarta Barat Diperiksa Kejaksaan Sebagai Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Lahan Pemprov DKI

-Daerah-259 views

tanah grogol utara

FAKTA PERS – Jakarta.

Walikota Jakarta Barat Anas Effendi dijadwalkan untuk diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, pada Rabu (14/9/2016) sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi lahan Pemprov DKI Jakarta di Grogol Utara, Jakarta Selatan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Yovandi Yazid menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan keterlibatan Anas dalam kasus tersebut.

Sementara pemanggilan Anas, dikatakannya, hanya dimintai keterangan terkait jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan periode 2008 hingga 2011.

“Kami konfirmasi saja, karena namanya disebut-sebut sewaktu beliau menjabat Wawako (wakil wali kota) Jaksel,” kata Yovandi.

Sebelumnya, pihak kejaksaan memeriksa 32 saksi, diantaranya Wali Kota Jakarta Selatan Pardjoko, pihak PT Permata Hijau, pejabat Badan Pertanahan Negara (BPN) Jakarta Selatan tahun 2013 dan 2014, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Heru Budi Hartono, camat kebayoran lama tahun 2011, lurah grogol utara tahun 2011 dan 2014, dan 10 orang ahli waris yang mengklaim atas lahan tersebut.

Terciumnya aroma korupsi terkait lahan milik Pemprov DKI Jakarta di Grogol Utara diketahui setelah terungkap ada pihak yang memperjual-belikan lahan tersebut dengan sertifikat hak guna bangunan (HGB).

Padahal, lahan tersebut merupakan milik Pemprov DKI Jakarta setelah diserahkan oleh PT Permata Hijau pada 1996 sebagai kewajiban fasos fasum. Luas lahan tersebut 2.975 meter persegi, terletak di Jalan Biduri Bulan RT 08 RW 01, Kelurahan Grogol Utara.

Oknum BPN, IR melakukan rekayasa girik lahan terserbut. Untuk mendapatkan sertifikat HGB PADA 2014, IR menyuap pegawai Panitia Pemeriksaan Tanah (P2T) BPN Jakarta Selatan yang bernama AS.

AS yang kini bekerja di BPN Jakarta Pusat bersama IR telah ditetapkan sebagai tersangka. (Umar S)

Komentar

News Feed