Kamis, Mei 13, 2021
BerandaWarga Rawalele Kalideres Tolak Keras Pembamgunan Gudang di Pemukiman Padat Penduduk
Array

Warga Rawalele Kalideres Tolak Keras Pembamgunan Gudang di Pemukiman Padat Penduduk

Jpeg
Pembangunan gudang seluas 2000 meter persegi di pemukiman warga Rt 03/10 Rawalele, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

FAKTA PERS – Jakarta.

Warga Rt 03/10 Rawalele, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat menolak keras rencana pembangunan gudang yang dilakukan oleh pihak swasta di tengah-tengah pemukiman padat penduduk.

Pasalnya, pembangunan gudang tersebut bisa menyebabkan terjadinya banjir di lingkungan warga karena di lokasi pembangunan gudang tersebut diurug dengan tanah hingga 1,5 meter dari rumah warga sekitar.

Menurut keterangan Dani (40), salah satu warga setempat yang menuturkan kepada Fakta Pers Media bahwa seluruh warga dari awal semua tidak ada yang setuju serta menolak rencana pembangunan gudang tersebut.

“Warga sudah sempat akan melakukan demo ke Kelurahan Kalideres untuk untuk meminta Lurah Kalideres menghentikan aktivitas pembangunan tersebut, namun tidak  tiba-tiba warga diam dan urung berdemo.” jelas Doni.

Doni menambahkan, “saat ini warga sangat khawatir kalau musim hujan sudah pasti pemukiman warga menjadi langganan genagan air, karena lokasi gudang yang luasnya sekitar dua ribu meter tersebut jauh lebih tinggi dari pemukiman penduduk.”

Dani juga menduga pembangunan tersebut juga sudah melibatkan seluruh aparat wilayah, seperti Lurah, RW/RT dan juga termasuk aparat keamanan sudah disumpel oleh pemilik atau penanggung jawab pembangunan gudang tersebut.

Dia berharaWalikota Jakarta Barat untuk memanggil anak buahnya yaitu Lurah Kalideres Fahmi yang diduga terlibat dalam permainan proyek pembangunan gudang yang sudah menyalahi peraturan dan jelas merugikan masyarakat ini.

“Karena tidak mungkin lurah tidak mengetahuinya masyarakat di sekitar sudah ribut mau demo, lurah kok diam saja tidak ada tindakan, Ada apa dengan lurah, jangan-jangan lurah juga sudah terima sesuatu dari pemilik bangunan.” ujar warga lainnya.

“Karena menurutnya, lokasi pembangunan ini pun bukan lokasi peruntukan industri atau gudang, lokasinya ini setahu saya  peruntukan ini zona rumah tinggal, jangan sampai karena demi kepentingan sekelompok orang yang mendapatkan keuntungan pribadi dan mengalahkan kepentingan masyarakat banyak,” lanjutnya.

Terkait hal ini Fahmi selaku Lurah Kalideres belum dapat dikonfirmasi oleh tim Fakta Pers Media, menurut pengakuan salah satu staffnya menjelaskan bahwa Fahmi sedang tidak berada dikantor. (HL02)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments