Kamis, Mei 6, 2021
BerandaDiduga Tidak Memiliki Izin, Pabrik Daur Ulang Plastik Di Beking Oknum Aparat
Array

Diduga Tidak Memiliki Izin, Pabrik Daur Ulang Plastik Di Beking Oknum Aparat

PhotoGrid_1473862292053 (2)

FAKTA PERS – Pasuruan.

Pabrik daur ulang plastik yang berada di Jalan Ronini, Kecamatan Gading, Kota Pasuruan patut dipertanyakan izin usaha dan tata ruangnya, instansi dan pejabat terkait diminta usut keberadaan pabrik tersebut.

Fakta Pers Media turun di lokasi pabrik tersebut hendak mengkonfirmasi masalah perizinan dan tata ruang di pemilik pabrik yang bernama Aditya, tim kami ditemui oleh pengawas pabrik yang bernama Alex, dan Alex pun menjelaskan, “bos saya gak ada, sedang keluar, pean tunggu aja mas sebentar lagi datang kok.”

Alex menanyakan, “ada apa mas dengan pabrik dan bos saya?

Pihak tim wartawan menjelaskan hendak mempertanyakan legalitas pabrik yang menurut laporan dari warga bahwa pabrik ini gak ada izinnya,

“Kalo pabrik ini izinnya lengkap mas, jelas legalitasnya dan bila sampean ingin lebih jelas lagi pean tanya bos saya yang bernama Aditya dan Reza” jelas Alex.

Menurut Alex, “untuk pabrik ini sudah berjalan lama dan rencana akan pindah ke Purwosari bila pabrik ini laku terjual. Untuk pengiriman atau order pabrik, tiap harinya kita kirim di Sidoarjo sama Surabaya, ada pula konsumen datang sendiri ke pabrik ngambil sendiri.”

Tak lama kemudian tim wartawan Fakta Pers Media meminta Alex untuk mengkomunikasikan kepada Aditya selaku pemilik pabrik yang tidak kunjung datang, selang beberapa saat, bukannya pemilik pabrik yang datang tetapi justru dua anggota kepolisian dari Polresta Pasuruan yang bernama Deny dari Unit III bagian Penyidik bersama satu orang rekannya yang bersiap di luar pabrik.

Meskipun kedua anggota polisi tersebut mengaku hanya sebagai konsumen biasa dan berdalih untuk kerja sampingan, Diduga kuat kedua anggota kepolisian itu adalah orang suruhan pemilik pabrik untuk menakut-nakuti wartawan. Karena nampak jelas keanehan-keanehan yang terjadi saat mereka berbicara dan pergi begitu saja saat wartawan pergi meninggalkan lokasi pabrik.

Ternyata budaya lama negeri ini belum juga berubah, pengusaha-pengusaha bermasalah masih saja menggunakan cara-cara lama dengan menggunakan beking dari aparat untuk melancarkan usahanya.

Untuk itu, masyarakat berharap agar pihak-pihak terkait, khususnya Pemkab dan Polres Pasuruhan untuk menindak tegas pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di masyarakat terkait perizinan usaha, serta mengembalikan fungsi dari institusi serta instansi demi membangun masyarakat Kabupaten Pasuruan yang aman, tenteram, dan sejahtera. (PUR)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments