Selasa, Juli 27, 2021
BerandaDinas Pendidikan Tidore Kepulauan Galang Gerakan Peduli Sosial Korban Kecelakaan
Array

Dinas Pendidikan Tidore Kepulauan Galang Gerakan Peduli Sosial Korban Kecelakaan

kecelakaan tidore
Penyerahan Bantuan Kecelakaan  Bersama Kdispora Tikep Ismail Dukomalamo, yang diserahkan oleh perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA kepada korban kecelakaan.

FAKTA PERS – TIDORE.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan melakukan penggalangan  dana gerakan peduli sosial untuk diberikan kepada korban Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan para siswa di Kelurahan Soadara beberapa waktu lalu.

Gerakan peduli sosial di akomodir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, S.Pd M.M beserta Drs. H Amir Rakib Kabid Pendidikan Menengah, Drs. H Harun Ibrahim Kabid Dikdas Pendidikan Dasar, dan Kabid Olah Raga  Ali Dukomalamo.

Dalam gerakan peduli sosial korban kecelakaan tersebut, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 23.000.000 dari seluruh siswa yang ada di sekolah Kota Tidore Kepulauan.

“Jadi ini merupakan gerakan peduli sosial berupa pengumpulan dana sukarela oleh para siswa/siswi di seluruh sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA yang memiliki kepedulian sosial dengan tujuan membantu para korban kecelakaan sekaligus mengajarkan anak-anak agar memiliki jiwa kepedulian sosial sesama teman-temannya”, kata Ismail saat melakukan penyerahan santunan kepada korban kecelakaan, Jumat (28/10) di Rumah Sakit Umum Soasio.

Orang nomor satu di Dinas Pendidikan Kota Tidore tersebut menambahkan uang yang dikumpulkan para siswa secara sukarela berasal dari besaran uang jajan yang dimiliki para siswa untuk disisipkan sebagian sebagai kegiatan sosial.

“Saya dan teman-teman tidak meminta uang ke orang tua siswa, tetapi para siswa yang memiliki uang jajan misalnya 1 hari uang jajan mereka Rp 5000 maka mereka dapat menyisipkan Rp 1000 untuk kegiatan sosial berupa bantuan kepada teman-teman mereka. Namun ada dari mereka memberikan Rp 200.000, Rp 300.000, bahkan Rp 700.000”, kata Ismail.

Kadis juga menjelaskan bahwa kompetensi yang dimiliki para Guru, Kepala Sekolah, maupun Pengawas salah satunya adalah kompetensi sosial. Kompetensi sosial ini harus ditularkan kepada para siswa sehingga mereka memiliki rasa kepedulian kepada sesama.

“Kalau kita berbicara mengenai sosial, maka inilah kepedulian sosial yang harus ditanamkan kepada anak-anak kita agar kedepan Insya Allah mereka memiliki jiwa sosial pada siapapun dan kapanpun”, jelas Kadis.

Penyerahan santunan korban kecelakaan tersebut dipimpin langsung Kadispora  Ismail Dukomalamo, dan didampingi  Kabid Dikdas Pendidikan Dasar, Kabid Pendidikan Menengah, Kabid Olah Raga, dan perwakilan dari pihak siswa SD, SMP, dan SMA. Sedangkan penyerahan santunan sendiri dilakukan oleh perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA kepada para korban dengan besaran nilai yang berbeda sesuai dengan tingkat kecelakaan yang mereka alami.

“Terdapat 12 korban, jadi 3 korban yang masih di Rumah sakit diberikan santunan masing-masing sebesar Rp 4.000.000 sedangkan 9 korban yang sudah tidak dirawat di Rumah sakit. Diantara mereka 6 orang diberikan santunan sebesar Rp 1.500.000 dan 3 orang diberikan Rp 500.000 karena disaat kejadian mereka (3 orang, red) hanya mengalami shok dan tidak dirawat penuh di Rumah Sakit”, jelas Kabid. Dia berharap agar santunan yang diberikan dapat meringankan beban biaya bagi para korban.

Sementara itu, keluarga dari salah satu korban kecelakaan mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Pendidikan Tidore karena telah membantu dalam pemberian santunan tersebut.

(ss)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments