oleh

Empat Poin Penting Disampaikan Bupati Pasuruan Untuk SKPD dan Camat

-Daerah-257 views

fpm

FAKTA PERS – Pasuruan.

Banjir dan Angin puting beliung yang melanda 7 kecamatan di Kabupaten Pasuruan dalam sepekan terakhir ini, membuat Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengintruksikan semua SKPD untuk melakukan percepatan dalam penanganan bencana harus dilakukan dengan segera.

“Dan untuk daerah rawan bencana banjir dan angin puting beliung juga tanah longsor diantaranya,” Kecamatan Beji, Bangil, Kraton, Grati, Nguling, Winongan, Rembang, Pohjentrek, termasuk daerah rawan banjir. Kecamatan Rejoso dan Gondangwetan termasuk daerah rawan banjir juga banjir bandang. Kecamatan Leko masuk daerah rawan banjir rob, sedangkan Kecamatan Pasrepan dan Kejayan rawan banjir bandang. Selain itu ditetapkan juga 9 kecamatan rawan tanah longsor di antaranya Gempol, Prigen, Purwosari, Purwodadi, Tutur, Pasrepan, Lumbang, Puspo dan Tosari. Semua daerah di Kabupaten Pasuruan juga berpotensi angin puting beliung.

Setidaknya ada empat poin penting yang disampaikan Bupati Irsyad Yusuf di hadapan para Kepala SKPD dan camat se-Kabupaten Pasuruan.

Yang pertama adalah kepada SKPD terkait seperti BPBD untuk selalu memberikan update informasi cuaca setiap harinya, baik kepada Bupati, Camat hingga kepala desa.

Kedua adalah intruksi kepada semua camat agar selalu pro aktif dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat, khususnya tentang kebencanaan biar bila ada apa-apa siap siaga.

Ketiga, Khusus untuk SKPD seperti DPKD (Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah) untuk melakukan percepatan dalam hal pencairan anggaran khusus kebencanaan biar bisa digunakan dan difungsihkan.

Serta yang kempat adalah himbauan waspada bencana yang harus disampaikan kepada seluruh masyarakat se-Kabupaten Pasuruan melalui baliho, spanduk,tanda dan sejenisnya. “Semua camat harus punya HT atau alat komunikasi yang bisa terhubung langsung dengan masyarakat.

Saya intruksikan kepada semua camat se-Pasuruan  untuk senantiasa update informasi kebencanaan dimasyarakat setiap saat dan  jangan sampai sudah bencana, kemudian baru melaporkan, apalagi ternyata ada warga yang jadi korban bencana dan saya tidak menginginkan hal itu terjadi, harus pro aktif,” tutur Irsyad di hadapan para stafnya.

Lebih lanjut Irsyad menambahkan, percepatan penanganan kebencanaan harus dilakukan dengan segera. Dalam artian, apabila bencana telah terjadi di suatu wilayah tertentu, maka semua SKPD dan camat harus saling bersinergi untuk membantu masyarakat, baik dalam hal evakuasi hingga distribusi bantuan.

DPKD dan dinas terkait saya minta untuk mempercepat pencairan dan lain sebagainya, sehingga warga cepat terbantukan dan kita sudah siapkan 20 ton beras yang harus secepatnya dibagikan kepada warga terdampak musibah bencana,” karena warga sangat membutuhkannya.

Kita tidak tahu kapan bencana itu datang, akan tetapi kita harus siap untuk mengantisipasinya, karena yang paling penting adalah keselamatan masyarakat itu sendiri,” terangnya.(pur)

Komentar

News Feed