Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Pencopotan Segel Alfamart Di Tangerang Selatan Akan Diproses Secara Hukum
Array

Pencopotan Segel Alfamart Di Tangerang Selatan Akan Diproses Secara Hukum

IMG-20161025-WA0123

FAKTA PERS – TANGERANG SELATAN.

Dilepasnya stiker segel yang terpasang di 4 mini market Alfamart dibeberapa wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat tanggapan serius dari salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pilar Bangsa.

Stiker segel berlogo Pemkot Tangerang Selatan dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang terpasang di 4 mini market telah dilepas pada Kamis (20/10) lalu, namun ketika tim penyidik menelusuri perihal terkait informasi itu, ternyata stiker segel tersebut kembali terpasang pada senin (24/10), akan tetapi kondisinya sudah tidak sama seperti semula.

Gordon S, Sekertaris Jendral (Sekjen) Pilar Bangsa mengatakan, kejadian tersebut tentu melukai hati pemerintah dan tidak menghargai orang lain. “Adanya kejadian ini, Pemkot Tangsel tidak dihargai, apa lagi PPNS dan Satpol PP, menurut saya seolah-olah pihak dari perusahaan Alfamart merasa dia ini kebal hukum. Dalam hal ini seharusnya Pol PP dapat bertindak lebih tegas lagi, agar tidak dianggap seperti bancakan.” tegasnya kepada wartawan, Selasa (25/10).

Sementara itu, M.Yasin SH selaku Ketua Pilar Bangsa membenarkan apa yang telah disampaikan Sekjen LSM Pilar Bangsa. Dia menambahkan, terkait kejadian itu ada indikasi pelanggaran atas Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 232 Ayat (1) dan pelakunya dapat dikenakan sangsi hukuman kurungan.

“Saya setuju apa yang telah disampaikan Saudara Gordon, namun disisi lain ini jelas ada indikasi pelangaran Pasal 232 Ayat 1 KUHP, dimana ada sanksi kurang leboh 3 tahun penjara,” ungkapnya

Kemudian Gordon menambahkan, terkait kebijakan atau peninjauan ulang yang dimohonkan oleh pihak perusahaan pengelola mini market, “Kebijakan bukanlah suatu aturan hukum, pertanyaannya adalah siapa yang menyuruh mereka tetap beroperasi, sementara perijinan sedang dalam proses atau sedang diurus.” tukas Gordon.

Selang beberapa saat, mengkonfirmasi anggota Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Kantor  sekertariat PPNS Jalan Puspitek No. 1 Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan perihal tindak lanjut dari kasus stiker segel PPNS yang telah copot dan dipasang kembali.

“Terkait masalah ini, Kami telah dan sedang melakukan proses-proses hukum sesuai dengan atauran serta ketentuan yang ada,” ujar Muksin,selaku anggota PPNS Tangsel. (HL02)

Most Popular

Recent Comments