Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Tanah Irigasi Diduga Jadi Ajang Bisnis Oknum Kades Tambak Lekok Pasuruan
Array

Tanah Irigasi Diduga Jadi Ajang Bisnis Oknum Kades Tambak Lekok Pasuruan

PhotoGrid_1477242007647 (2)
FAKTA PERS – Pasuruan.

Pembangunan rumah permanen dan pondasi yang dibangun di atas Tanah Pengairan Irigasi yang dilokasi di Jalan Ranu Grati, DesaTambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan dipertanyakan masyarakat.

Pasalnya, dari pantauan Fakta Pers Media dilapangan terlihat ada sembilan bangunan permanen rumah penduduk. Tidak hanya itu, juga terdapat sembilan lokasi pondasi yang siap dibangun, sehingga bangunan liar tersebut juga menutupi saluran irigasi.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga setempat dilapangan, Kepala Desa setempat memungut lima juta per unit kepada warga yang menempati bangunan rumah atau berupa pondasi apabila warga tersebut. “Ada uang sebesar Rp. 5 juta, warga bisa menempati bangunan rumah yang berbentuk toko tersebut.  Warga tinggal memilih bentuk permanennya.” ujar salah satu warga yang menempatilokasi tersebut kepada wartawan.

Berdirinya bangunan ilegal tersebut berimbas pada aliran air di saluran irigasi menjadi tak lancar, hingga menyebabkan banjir di sekitarnya. Tak hanya itu, dengan adanya bangunan di atas saluran irigasi, kuat dugaan dijadikan ajang bisnis oleh Kepala Desa setempat.

Meskipun Kepala Dinas Pengairan dan Pertambangan UPTD Grati Hefron. SH, pernah melaporkan hal ini tapi tidak ada tindak lajut oleh oknum yang terkait sampai saat ini.

Di tempat terpisah salah seorang warga mengatakan, “seharusnya pemerintah atau pun jajaran yang berkaitan dengan hal ini untuk menindak tegas oknum Kades yang diduga menyalahgunakan kewenangan untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” katanya

Hefron juga akan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP untuk menindaklanjuti temuan rekan-rekan wartawan terkait penyalahgunaan kewenangan oleh oknum Kades yang diduga menjual lahan irigasi kepada masyarakat untuk mendirikan bangunan ditanah irigasi.

Ini Daftar nama-nama 18 warga pengguna bangunan rumah atau berupa pondasi yang berdiri di atas tanah Pengairan Wilayah UPTD Grati, yang berlokasi di Jalan, Ranu Grati, Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan:

(1).  Awi berupa Pondasi, (2).  Soleh  berupa Pondasi, (3). Toilaran berupa rumah tinggal, (4). Samsuri berupa rumah tinggal, (5). Mariam berupa rumah tinggal, (6). B.Kama berupa pondasi, (7). Munip rumah tinggal, (8). P. Hamit berupa pondasi, (9). Nonok berupa pondasi (10). Jum berupa pondasi (11). Anies berupa pondasi (12). Rohim berupa pondasi (13). Mahmud berups rumah tinggal (14). Hasnan berupa pondasi, (15). Solihin berupa rumah tinggal, (16). Samak berupa rumah tinggal, (17). Nilmi berupa rumah tinggal ,dan (18). Yanjuria berupa rumah tinggal. (Pur)

Most Popular

Recent Comments