oleh

Dinas Perhubungan Kota Pasuruan Akan Tindak Tegas Anggotanya Yang Melakukan Pungli

-Daerah-351 views
2016-11-06-21-58-06-895524297-1
Kantor Dinas Perhubungan Kota Pasuruan.

FAKTA PERS – PASURUAN.

Maraknya pemberitaan di media online maupun cetak tentang praktik pungutan liar (pungli) yang menjadi perhatian tersendiri oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan dan bertindak tegas oleh anggotanya yang melakukan pungutan liar (Pungli).

Rudiyanto, Kepala Dinas Perhubungan Pasuruan mencontohkan pelayanan pemberian izin untuk kapal berbobot di bawah 7 gross weight ton (GWT) yang menjadi kewenangannya, diberikan secara gratis untuk izin kapal-kapal dengan sengaja digratiskan untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat dan melindungi nelayan saat beraktifitas  bekerja.

Bukan hanya izin kapal, Dishub Kota Pasuruan juga akan menindak tegas pungli di uji KIR untuk kendaraan angkutan umum dan barang namun Uji KIR retribusinya sudah ditetapkan dalam perda.

Untuk tonase setiap 35 jumlah berat yang diperbolehkan (JBB) hanya dikenakan Rp 65.000. Sekelas pick up paling maksimal Rp 100.000. Kalau lebih dari itu sudah termasuk pungutan liar (Pungli).

Di antara tempat untuk Izin Kapal  Nelayan dan Uji KIR untuk angkutan umum dan barang adalah tempat yang rawan pungli,Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan segera harus bertindak dan menyiapkan tim khusus untuk tempat-tempat tersebut.

“Untuk pungutan liar (pungli) yang ada di tempat-tempat tersebut pihaknya siap siaga karena tempat tersebut harus diantisipasi, bila pungutan liar itu dilakukan oleh petugas kami untuk warga harus segera melapor kami akan menindak lanjuti bila ada anggota dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan melakukan pungutan liar,” jelasnya.

Rudiyanto menegaskan, “Bila ada anggota kami yang melakukan pungutan liar (Pungli) tersebut kami tidak segan-segan akan menindak dengan tegas memberi sanksi hingga pemecatan apabila ada anggota kami yang melakukan pungutan liar.”

Maka dari itu untuk masyarakat Kota Pasuruan agar tidak takut untuk melaporkan kepada saya atau di Kantor Dinas Perhubungan Kota Pasuruan bila menemukan anggotanya yang melakukan pungutan liar, Nantinya yang bersangkutan akan saya tindak tegas.

Bukan hanya izin kapal nelayan dan Uji Kir untuk angkutan umum dan barang saja atau yang berkencimpungan dengan Dihsub lainnya, “saya juga berharap untuk masyarakat yang mengetahui segera melaporkan ke saya atau di kantor kami bila ada pungutan liar oleh petugas kami,” tegasnya. (pur)

Komentar

News Feed