oleh

Ketua DPC KNPI Gunungsitoli Bersikap Arogan Terhadap Wartawan

-Daerah-356 views

unnamed

FAKTA PERS – GUNUNGSITOLI.

Ketua DPC KNPI Kota Gunungsitoli versi Papua marah besar ketika dikonfirmasi oleh wartawan media siantarnews.com terkait pernyataan Walikota Gunungsitoli yang mengakui KNPI Versi Jakarta (14/11/2006).

Sehinga sikap dan perilaku tidak terpuji yang ditonjolkan oleh Hadirat ST Gea selaku Wakil  Ketua  DPRD yang berasal dari Politisi PDIP dan juga ketua DPD KNPI Kota Gunungsitoli versi Munas Papua  terhadap  Wartawan Siantarnews.com (Perwakilan Nias/Efrizal Caniago) yang terkesan sangat melecehkan profesi insan PERS.

Selanjutnya, peristiwa ini terjadi saat wartawan siantarnews.com  mengkonfirmasi melalui via seluler  kepada Hadirat ST Gea, Senin 14/11/2016. Perihal kedatangan Walikota Gunungsitoli saat menghadiri penutupan kegiatan PK KNPI Gunungsitoli Barat versi Munas Jakarta yang digelar  di Desa Tumori, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Minggu 13/11/2016 lalu.

Ketua DPD KNPI Kota Gunungsitoli Hadirat ST Gea versi Munas Papua, dan juga politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini, dinilai egois dan arogan saat wartawan Siantarnews.com melakukan konfirmasi kepadanya,

Berikut ini pertanyaan wartawan siantarnews.com yang dilontarkan pada Hadirat ST Gea:

Efrizal: Bagaimana tanggapan  Bapak terkait berdirinya dualisme Knpi di Kota Gunungsitoli..?

Hadirat: Tidak ada dualisme KNPI, dan pelajari dulu AD/ART yang ada, Anda wartawan yang baru belajar, dan tak cocok mewawancarai saya, anda tak pantas mewawancarai saya, dan kamu itu wartawan yang kemarin,” Ujarnya mengakhiri Komunikasi Via Seluler.

Dari hasil pantauan faktapers.com kepada wartawan media siantarnews.com, Efrizal Caniago mengatakan, “saya tidak terima atas sikap dan prilaku ketua KNPI versi Papua yang notabene adalah Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

“Dia terlalu arogan dan terkesan tidak mempunyai etika sebagai wakil rakyat.” jelas Efrizal sambil mengakhiri pembicaraan. (Edward lahagu)

Komentar

News Feed