Minggu, Juli 25, 2021
BerandaSejumlah Pedagang Ikan Pasar Gosalaha Goto Tidore Temui Walikota
Array

Sejumlah Pedagang Ikan Pasar Gosalaha Goto Tidore Temui Walikota

tidore1
Suasana Dialog Sejumlah Pedagang Ikan Gosalaha dengan Pemkot Tidore Kepulauan.

FAKTA PERS – TIDORE.

Terkait dengan relokasi pedagang Bawang Rica dan Tomat (Barito) yang berada di pasar Gosalaha Kelurahan Goto, untuk dipindahkan ke Pasar Baru Indonesiana yang rencananya dilakukan oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan diakhir tahun ini, membuat sejumlah pedagang ikan pasar Gosalaha Goto menemui dan melakukan dialog langsung dengan Walikota Tidore Kepulauan bersama Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM, Ir. Saiful Bahri Latif, M.Si, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Hamid A. Latif, S.Pi, Kepala UTPD. Pasar, Yaser Konoras dan Kepala Bidang Pasar, Ibrahim Hamzah. Bertempat di ruang rapat Walikota, Rabu (2/11).

H. Karim Tuguwaji, Perwakilan dari para pedagang ikan, menyampaikan kegelisahan para pedagang ikan atas rencana relokasi pedagang barito, dengan meminta kepada Pemerintah agar pedagang barito direlokasi bersamaan dengan pedagang ikan dan menjadikan wilayah Tugulufa sebagai lokasi baru para pedang ikan. Karim juga beralasan bahwa, lokasi pedagang yang terpisah akan memberatkan konsumen dan merugikan pedagang ikan mengingat beberapa pedagang ikan yang lebih dulu berjualan dekat dengan lokasi pasar baru. Bahkan menurut Karim, Tugulufa menjadi tempat yang cocok karena akan memudahkan para penjual dalam mendapatkan air laut serta membersihkan kotoran ikan.

Walikota Capt. H. Ali Ibrahim, saat mendengar keluhan para pedagang, meminta pengertian dari para pedagang untuk tidak menjadikan Tugulufa sebagai lokasi penjualan ikan yang baru. Karena Tugulufa dalam perencanaan pembangunan ke depan dijadikan sebagai icon Kota Tidore Kepulauan.

“Pemerintah akan berupaya mencari jalan terbaik tanpa mengorbankan masyarakat dalam hal ini para pedagang,” kata Walikota.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM, Ir. Saiful Bahri Latif memberi solusi bahwa relokasi pedagang barito akan ditunda hingga awal tahun 2017. “nanti sampai pembenahan fasilitas pedagang ikan di pasar baru seperti pembangunan drainase, pembangunan penampung air, dan juga lantai pasar, selesai barulah pedagang barito dan pedagang ikan akan direlokasi bersamaan,” Kata Saiful saat memberi solusi. Solusi yang diberikan tersebut langsung disetujui oleh para pedagang pasar.

Disisi lain, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Hamid A. Latif, S.Pi menambahkan, setelah berpindahnya para pedagang ikan ke lokasi yang baru, PPI (Pelabuhan Pendaratan Ikan) Goto akan tetap difungsikan sebagai tempat pendaratan, pembongkaran sekaligus penyimpanan ikan.

Kata Hamid, Dinas Kelautan dan Perikanan akan bersinergi dengan dinas terkait lain untuk tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha di dunia perikanan.

Dialog yang berlangsung singkat dan berjalan lancar tersebut diakhiri dengan jabat tangan para pedagang ikan dengan Walikota Tidore Kepulauan. (ss)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments