Sabtu, Juli 31, 2021
BerandaAPK Paslon Bupati Sarolangun Banyak yang Rusak, Thoriq: APK Rusak atau Hilang...
Array

APK Paslon Bupati Sarolangun Banyak yang Rusak, Thoriq: APK Rusak atau Hilang Bukan Tanggung Jawab KPU

image
APK Paslon di Simpang Kantor Bupati Sarolangun

FAKTA PERS – SAROLANGUN

Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sarolangun banyak yang rusak, bahkan ada yang hilang. Menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Peratusarn KPU Nomor 08 Tahun 2016, APK yang dipasang KPU adalah milik Paslon (pasangan calon), dan segalanya atas kerusakan dan hilangnya APK adalah tanggungjawab Paslon untuk memperbaiki atau mengganti APK tersebut.

“KPU hanya mencetak APK Paslon dan memasangnya pada tempat-tempat yang telah ditentukan, setelah serah terima APK bila APK rusak atau hilang adalah tanggung jawab Paslon, bukan tanggung jawab KPU” kata Thoriq Kurniawan, komisioner KPU Sarolangun, Selasa (13/12).

Menurut pantauan Fakta Pers di lapangan, APK sebagai alat untuk mensosialisasikan Paslon banyak yang rusak dan ada yang hilang. Sejatinya alat sosialisasi Paslon ini dijaga dengan baik karena masa kampanye pasih lama, yakni sampai 11 Februari 2017 mendatang.

“Seharusnya Paslon atau tim pemenangan menjaga APK yang telah dipasang, karena masa kampanye masih lama” imbuh Thoriq. Seperti APK yang terdapat di simpang kantor Bupati Sarolangun, spanduk paslon sudah tidak beraturran dan umbul-umbul sudah banyak yang rusak dan hilang.

Dengan kondisi APK yang tidak terawat ini, berbagai tanggapan masyarakat pun muncul, yang pada intinya menyayangkan dan mempertanyakan hal tersebut. Salah satu warga bernama  Eko ikut mengomentari APK tersebut,”umbul-umbul di simpang kantor bupati itu sudah banyak rusak dan hilang, begitu juga di tempat-tempat lain, mengapa KPU tidak memperbaikinya” katanya seakan menyalahkan KPU. Menurutnya KPU Sarolangun sembarangan dalam menggunakan anggaran negara untuk pemasangan APK tersebut.

Dengan kondisi ini, Ketua KPU Sarolangun melalui Thoriq Kurniawan meminta agar masyarakat memahami bahwa APK paslon adalah milik paslon yang bersangkutan dan untuk memperbaiki atau mengganti APK tersebut adalah wewenang paslon. Thoriq juga menghimbau paslon agar memperhatikan persoalan APK karena masa kampanye masih panjang, agar APK tersebut bermanfaat sesuai dengan fungsinya sebagai alat sosialisasi Paslon.

(Sadri)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments