oleh

Dewan Penasehat LSM LIRA dan Tokoh Pemuda Palas ‘BERANG’ Atas Jebolnya Bendungan Sigorbus

-Daerah-241 views
bdgn
Bendungan Sigorbus yang jebol, namun belum ada upaya perbaikan. Foto: R9

FAKTA PERS – PADANG LAWAS.

Akibat jebolnya Bendungan Sigorbus yang baru selesai dikerjakan oleh CV. Fitri Karya/Dian Haryanto dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp. 1.508.014.379,- sumber dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Provinsi Sumatera Utara 2016 persawahan petani terancam gagal.

Diperkirakan seluas 2500 Ha lahan persawahan petani yang dikenal dengan nama Lubuk Marsonja yang terdapat di sejumlah desa yang ada di kecamatan Barumun (Persawahan terluas se-Tapanuli Bagian Selatan) terancam gagal panen, sehingga menuai kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat di Palas meminta pertanggung jawaban pihak PSDA Sumut dan Ka UPT Batang Angkola selaku pengawas kegiatan serta rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

Menaggapi hal tersebut Rustam Efendi selaku PPTATK UPT Batang Angkola pada saat dihubungi Fakta Pers belum lama ini melalui nomor selulernya mengatakan, “kegiatan sudah sesuai dengan spesifikasi serta sudah memperhatikan kwalitas dan kuantitas bangunan kami nyatakan sudah layak”.

“Jebolnya bendungan dikarenakan meningkatnya volume air sungai, sehingga salah satu pengait pada blok tahu putus, bendungan akan diperbaiki menunggu air sungai surut dan kita masih menahan biaya retensi 5%, walau bagaimanapun itu masih tanggung jawab pihak rekanan,” ungkapnya.

lira
Ahmad Dani Hasibuan

 

Ahmad Dani Hasibuan, Dewan Pembina LSM LIRA (Lumbung Informasi Suara Rakyat) Provinsi Sumatera Utara yang juga Tokoh Pemuda Kab Palas mengecam keras terkait bendungan irigasi yang baru selesai dikerjakan oleh pihak PSDA Batang Angkola sudah jebol beberapa pekan kemudian.

Kepada Fakta Pers ia mengatakan, “PSDA UPT Batang Angkola selaku penanggung jawab serta pengawas kegiatan saya nilai lemah, sehingga pihak rekanan bebas dalam melakukan aksinya, pada saat proses pembangunan banyak sekali kejanggalan yang kami lihat, seperti pengambilan material pasir dan krikil yang langsung diambil dari lokasi sungai, sementara sudah jelas material itu bercampur dengan tanah serta sampah jerami akar dan rumput, lantas kwalitas mana yang saudara Rustam maksud?”

Tambahnya, “Saudara Rustam mengatakan bahwa kegiatan sudah sesuai dengan spesifikasi dan sudah menilai kwalitas dan kwantitas pembangunan proyek bendungan sigorbus sudah layak, bagaimana mungkin kegiatan proyek bendungan Sigorbus yang baru selesai dua minggu sudah jebol, apa maksudnya sudah layak jebol?”

“Apapun alasannya pihak PSDA Batang Angkola sebagai Penanggung jawab kegiatan harus bertanggung jawab atas jebolnya bendungan Sigorbus. Seluas 250 Ha persawahan petani bergantung pada saluran daerah irigasi Sigorbus, apabila dalam waktu dekat ini bendungan belum juga diperbaiki, saya berjanji akan membawa persoalan ini ke ranah hukum,” tegas Ahmad Dani Hasibuan, Dewan penasehat LSM LIRA Provinsi Sumut yang juga Tokoh Pemuda Palas di kediamannya yang beralamat di Jalan PLN Sibuhuan Kec. Barumun. (R9)

 

Komentar

News Feed