Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Lapor Pak Walikota...'Masyarakat Pinggiran Pantai Membutuhkan Uluran Tangan Pemkot'
Array

Lapor Pak Walikota…’Masyarakat Pinggiran Pantai Membutuhkan Uluran Tangan Pemkot’

p_20161218_163609
Edward Firman Firdaus Lahagu ketua LSM FOBSIT pada saat meninjau pantai Lingkungan II, Kelurahan Pasar menuju Lingkungan I Kelurahan Saombo, Minggu (18/12)

FAKTA PERS – GUNUNG SITOLI.

Masyarakat kota Gunungsitoli yang berada di pinggiran pantai Kelurahan Pasar dan Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Gunungsitoli. Pasalnya, pembangunan tembok penahan ombak telah diberhentikan sehingga banyak rumah-rumah warga yang hampir ambruk karena sering diterpa ombak tinggi.

“Kami yang sudah lama bermukim di daerah pinggiran pantai sangat mengharapkan kepada pemerintahan LASO agar pembangunan tembok penahan pecahan ombak yang sudah lama diberhentikan oleh BRR NAD Nias bisa dilanjutkan kembali.” ujar warga Kelurahan Pasar berinisial HS, Minggu (18/12/2016).

Sebelumnya, proyek pembangunan tembok penahan ombak telah rampung dikerjakan oleh BRR NAD NIAS hingga  di ujung Eks Pelabuhan Lama.

“Jika berkenan, kami yang tinggal di ujung perbatasan Kelurahan Pasar dan Saombo ini mengharapkan adanya kelanjutan pembangunan tembok penahan ombak sampai di kawasan lingkungan II maupun ke lingkungan I di kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli,” tuturnya penuh dengan harapan.

p_20161218_162321  p_20161218_162226-56789

Di tempat dan waktu yang sama Edward Firman Firdaus Lahagu ketua LSM FOBSIT Kepulauan Nias, pada saat dirinya mampir di pinggiran pantai Lingkungan II, Kelurahan Pasar menuju Lingkungan I Kelurahan Saombo, bersama dengan masyarakat setempat yang kebetulan sedang melaksanakan aktifitas membuat tembok penahan sementara.

Ketika Fakta Pers mengkonfirmasi ia mengatakan, “kiranya ada keterbukaan hati dan perhatian khusus Pemko Gunungsitoli untuk menyusun program pembangunan di Tahun 2017 yang mendatang, khususnya pembangunan jenis tembok penahan di kawasan bibir pantai di lingkup Pemko Gunungsitoli,” tegasnya pada Minggu sore (18/12) di kawasan Lingkungan II, Kelurahan Pasar menuju Lingkungan I, Kelurahan Saombo.

Lebih lanjut ketua LSM FOBSIT mengingatkan kepada DPRD Kota Gunungsitoli agar kiranya memperhatikan rumah-rumah masyarakat yang hampir ambruk diterpa oleh ombak yang tinggi saat musim badai agar di rehap kembali.

Dari pantauan Fakta Pers di lapangan, banyak pemukiman penduduk yang sangat dekat dengan bibir pantai dan belum diperhatikan oleh pemerintah kota Gunungsitoli.

Sayangnya, sampai pemberitaan ini di lansir pihak kelurahan yang berada  di jajaran Pemkot Gunungsitoli belum meninjau lokasi Lingkungan II, Kelurahan Pasar dan Lingkungan I, Kelurahan Saombo. (Yarnuza Bate’e)

Most Popular

Recent Comments