Kamis, Mei 13, 2021
BerandaPengelolaan Bank Sampah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa
Array

Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa

FAKTA PERS – MUARA ENIM.

Kegiatan sosialisasi perencanaan program pengelolaan Bank Sampah berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa Kabupaten Muara Enim tahun 2016 berlangsung di Aula Gedung Kesenian Dayang Merindu, Kamis (29/12).

Tujuan diadakannya sosialisasi perencanaan program pengelolaan Bank Sampah berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Kabupaten Muara Enim ini adalah memberikan pemahaman terhadap kebijakan pemerintah terkait dengan pengelolaan sampah.

Memberikan pengenalan dan pengetahuan dasar mengenai Bank sampah kepada masyarakat untuk menumbuhkan komitmen dan peran aktif masyarakat khususnya Kepala Desa dalam bidang pengelolaan sampah melalui bank sampah yang dikelola badan usaha milik desa, memberikan pemahaman kepada kepala desa terkait dengan penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa untuk kegiatan yang berbasis pemberdayaan masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Drs EmranTabrani, Msi Kepala BPMPD Kabupaten Muara Enim selaku Panitia penyelenggara kegiatan ini di depan Wakil Bupati Muara Enim H. Nurul Aman SH, dan para Camat serta Kepala Desa sekabupaten Muara Enim dan juga Undangan lainnya.

Sementara itu Wakil Bupati Muara Enim H. Nurul Aman SH dalam sambutanya mengatakan, “pemahaman masyarakat akan pentingnya pemanfaatan sampah masih perlu untuk ditingkatkan lagi karena permasalahan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, kedepan diharapkan seluruh lapisan masyarakat harus turut serta dalam membantu pemerintah untuk bergerak menangani permasalahan sampah tersebut.

Salah satunya adalah dengan melakukan pengolahan sampah berbasis masyarakat dengan penerapan prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam wujud sampah sistem ini berfungsi mengelola sampah dengan menampung, memilah dan mendistribusikan sampah ke fasilitas pengolahan sampah yang lain atau kepada pihak yang membutuhkan sehingga sampai di tempat pembuangan akhir.

Bisa berkurang dan bahkan bisa menambah nilai guna barang yang sebelumnya dianggap tidak berguna lagi dan masyarakat diharapkan akan mendapat keuntungan ekonomi dari menabung sampah.

Nurul Aman melanjutkan, “sebagaimana telah disampaikan awal tadi, pengelolaan sampah menjadi tanggung tanggung jawab kita bersama dan tentunya ini membutuhkan komitmen dan usaha yang keras seluruh stakeholder yang ada melalui dana desa dana, alokasi dana desa yang saat ini telah digelontorkan oleh pemerintah kepada pemerintah desa untuk dapat memanfaatkan sumber dana yang ada secara bijak untuk proses pemberdayaan masyarakat dalam bidang pengelolaan persampahan melalui bank sampah maupun program-program pemberdayaan masyarakat lainnya melalui badan usaha milik Desa,”

(Ahmad Sukri)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments