oleh

Persatuan Perawat Nasional Indonesia Muara Enim Dilantik

-Daerah-328 views

 

 

1

FAKTA PERS – MUARA ENIM.

Pelantikan Pengurus Komisariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) RSUD. Dr. H.M. Rabain Muara Enim masa bhakti 2016-2021 berlangsung di Gedung Serba Guna Dr. H.M. Rabain Muara Enim pada Selasa (06/12) 2016. Pelantikan dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Daerah PPNI Cabang Muara Enim Hj. Inayah Y, S.Pd, M.Si, Formatur Kepengurusan Komisariat Rumah Sakit H.M. Rabain Muara Enim yakni  Ketua Febrianti, Am.Kep, Sekretaris Eko Mahansen, Am.Kep, Bendahara Emiriana, Am.Kep.

Hadir  pada acara itu Asisten III Pemkab. Muara Enim Drs. Ibrahim Ilyas, MM, Direktur RSUD H.M. Rabain Muara Enim dr H. Suwandi Safitra S.PA , Camat Muara Enim Drs. Asarli Manudin, M.Si, Danramil Muara Enim Kodim 0404.

Direktur Rumah Sakit H.M.Rabain Muara Enim dr H. Suwandi Safitra, S.PA Mengatakan, “Dengan pelantikan Pengurus Komisariati Rumah Sakit H.M.Rabain Muara Enim terkait pelayanan Rumah Sakit H.M.Rabain Muara Enim dapat meningkat sehingga keluhan-keluhan pada pelayanan Rumah Sakit H.M.Rabain Muara Enim. Kami sadar keluhan tidak mungkin hilang, namun sedikit demi sedikit akan dapat kita kurangi. Kepada seluruh pengurus Komisariat PPNI Rumah Sakit H.M.Rabain Muara Enim agar dapat teragretasi sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik dan aman”.

2

Sementara itu, Asisten III Pemkab Muara Enim Drs. Ibrahim Ilyas, MM menyampaikan organisasi PPNI dapat maju atau mundur itu ditentukan oleh pengurus dan anggotanya sendiri.

Ditemui usai kegiatan pelantikan, Hj. Inayah Y, S.Pd, M.Si menegaskan bahwa dengan diberlakukannya Undang-Undang No 38 tahun 2014 di Kabupaten Muara Enim tenaga keperawatan yang berjumlah 796 orang, namun yang sudah memiliki Surat tanda registrasi (STR) hanya 600 orang.  STR harus diperpanjang karena masa berlaku STR hanya selama 5 tahun yang dimulai dari tahun 2012. Pada Tahun 2017 ini akan dilakukan uji kompetensi oleh DPD PPNI cabang Muara Enim, kemudian STR akan dikeluarkan oleh Majelis kehormatan tertinggi  Sumsel.  STR ini bukan hanya harus dimiliki oleh dokter atau perawat yang masih aktif berdinas di instansi pemerintah, namun berlaku juga bagi yang sudah pensiun dengan catatan masih membuka praktek atau memberikan pelayanan kesehatan.

Usai Acara pelantikan dilanjutkan dengan kegiatan workshop Manajemen Kegawatdarutan Jantung yang diikuti seluruh tenaga keperawatan baik yang ada di Kabupaten Muara Enim, juga tenaga keperawatan dari Kotib Prabumulih dan Kabupaten Pali.

(Sukri)

Komentar

News Feed