oleh

Polres Muara Enim Gelar Jumpa Pers, Kapolres: Jumlah Kasus Curat Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

-Daerah-326 views

FAKTA PERS – MUARA ENIM.

Perss Release akhir tahun 2016 Polres Muara Enim  dilakukan oleh Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan Sik.Msi, di aula Gedung Mapolres Muara Enim bersama para perwira dan jajaran Polres Muara Enim, Jum’at (30/12).

Dalam kesempatan tersebut, Polres Muara Enim membahas banyak kejadian dan tindakan kriminal yang terjadi di Kabupaten Muara Enim sepanjang tahun 2016. Salah satunya adalah kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

Berdasarkan data dari Polres Muara Enim, kasus curat mencapai 248 kasus dari 833 total kasus yang ditangani Polres Muara Enim.Namun di tahun 2016 ini sedikit menurun dibandingkan tahun 2015  yang berjumlah mencapai 259 kasus. Kasus curat yang paling menonjol dan menggemparkan warga Muara Enim diantaranya peristiwa perampokan nasabah Bank Mandiri dan pembunuhan supir travel.

“Kasus ini telah kita selesaikan, tersangkanya sudah kita tangkap bahkan ada yang tewas karena melakukan perlawanan, namun masih menyisakan satu tersangka lainnya yang masih buron”, kata Kapolres.

“Tingginya kasus curat di Kabupaten Muara Enim disebabkan beberapa faktor diantaranya para pelaku curat ini didukung sejumlah fasilitas yang dapat digunakan untuk berbuat kejahatan yaitu pelaku memiliki senjata api rakitan yang masih banyak beredar di wilayah Polres Muara Enim. Pelaku memanfaatkan kelemahan situasi korban. Misalnya dari keamanan rumah korban yang masih sangat longgar, dan para pelaku dengan mudah memanfaatkan situasi tersebut untuk beraksi”, urainya.

“Tindak kriminalitas pada tahun 2015; Jumlah Tindak Pidana (JTP) -nya sebanyak 946, sedangkan Jumlah Penyelesaian Tindak Pidana (JPTP)-nya 560. Pada tahun 2016 jumlah JTP-nya sebanyak 833 dan JPTP-nya 526. Jadi nilai angka kiriminal tahun 2016 sudah menurun dari pada angka kriminal di tahun 2015 lalu. Selanjutnya, Untuk Prosentase Penyelesaian TP (Crime Cleared Rate) untuk tahun 2015 sebanyak 59,19% dan tahun 2016 sebanyak 64% , Resiko Terkena TP ( Crime Rate ) tahun 2015 sebanyak 126,29, tahun 2016 sebanyak 112, dan untuk selang waktu terjadi TP ( Crime Clock ) tahun 2015 jarak waktunya 9 jam, 15 menit, 36 Detik, untuk tahun 2016 jarak waktunya 11 jam, 00 menit , 00 Detik”, jelas AKBP Hendra Gunawan Sik Msi.

Dia berharap agar tahun 2017, angka kriminalitas dan narkoba di Kabupaten Muara Enim dan Pali dapat menurun lagi. Sementara untuk lokasi kasus curat, pelaku beraksi di wilayah tempat tinggal para kalangan pengusaha-pengusaha komoditi seperti batubara, sawit dan karet.

“Seiring naiknya harga komoditi tersebut, maka tindak pidana kasus curat pun meningkat. Seperti pada Bulan Oktober lalu harga komoditas-komoditas tersebut merangkak naik, kasus curat pun semakin sering terjadi. Selain itu, faktor lain kebiasan korban menyimpan uang di rumah dan juga korban yang menyimpan uang di bank. Kebiasaan mengambil uangn tanpa ada pengawalan dan ini sering menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan,” pungkasnya.

(Ahmad Sukri)

Komentar

News Feed