Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Kepemimpinan Kepala Desa Hiligodu Ulu Dipertanyakan, Diduga Ada Permainan Kepentingan Dalam Jabatan
Array

Kepemimpinan Kepala Desa Hiligodu Ulu Dipertanyakan, Diduga Ada Permainan Kepentingan Dalam Jabatan

FAKTA PERS – GUNUNGSITOLI.

Menurut hasil sensus statistik tahun 2016, jumlah warga Desa Hiligodu Ulu ada peningkatan kurang lebih 600 penduduk dibanding pada tahun-tahun sebelumnya. Kepemimpinan di Desa Hiligodu Ulu terus ada pergantian bila habis masa baktinya.

Mulai tahun 2013 sebagai penguasa atau pemimpin di desa tersebut dinaungi oleh A. Citra Laoli hingga masa bakti 2018 akan datang. Sejauh motoriter kempemimpinannya di Desa Hiligodu Ulu, masyarakat selalu memantau dan menilai bagaimana pembawaannya.

Disayangkan dalam naungan pimpinan Kades Hiligodu Ulu (A. Citra Laoli) masyarakat menduga hanya ada politik busuk bahkan yang sering terjadi di setiap kumpulan masyrakat hanya ada permusuhan karena dilatarbelakangi ketidakkonsistenan. Masyarakat menilai Kades Hiligodu Ulu banyak mengumbar janji, dan peraturan tinggal lah peraturan.

Menurut peraturan UU Desa Bab VII pasal 69 mengenai Peraturan Desa bahwasanya kedudukan hak dan kewajiban jabatan Kepala Desa adalah sebagai pengguna anggaran dan penanggungjawab.

Salah satu aparat Desa mengungkapkan “memang benar kami merasakan sendiri seperti tidak ada hak dalam hal ini dibuatnya oleh Kepala Desa (A. Citra Laoli) tidak di fungsikan bila ada kegiatan seperti ini. Kami sudah puluhan tahun juga sebagai aparat Desa tetapi bukan seperti ini,” ujar Sekdes penuh keseriusan.

Ingat kita pembentukan tim DD ini sudah disusun dari ketua, seksi dan anggota, kita tidak melihat mereka di lapangan  dalam monitoring dan mendampingi. Peraturannya mereka yang lebih proaktif baik dari pelengkap bahan, peralatan maupun data-data lainnya.

Ketika Fakta Pers wawancarai ketua tim mengatakan, “saya sendiri bingung sebagai apa saya dalam hal ini seperti tidak ada gunanya, kepala desa tidak memfungsikan kami sebagai tim, sehingga apapun yang terjadi selaku tim tidak tau apa-apa,” Ungkap ketua tim (A. Difon) dengan penuh kesal.

Kemudian sesuai musyawarah notulen aparat dan masyarakat pada tanggal…. bulan November 2016 tentang sosialisasi DD salah satunya bahwa Dana Desa alokasinya di Desa Hiligodu Ulu, tidak lain dan tidak bukan anak masyarakat itu sendiri yang bekerja bukan orang luar. Ternyata kepala Desa (A. Citra) melanggar atas notulen musyawarah masyarakat umum. Selain dari pada itu tidak boleh memborongkan kepada siapun, ternyata tidak sesuai di lapangan. Sehingga, Semua pandangan masyarakat sudah menilai bahwa pimpinan ini tidak layak untuk dipakai hanya memberikan janji palsu kepada masyarakat, membutakan dan membodoh-bodohkan masyarakat buta.

Selain itu dari pantauan Fakta Pers sudah terlihat jelas atas pekerjaan A. Citra Laoli sebagai Kades Hiligodu Ulu atas pembangunannya yakni tembok penahan yang alokasi di Hilimbaruzo tak senada hujan deras, tembok tersebut telah ambruk.

Apa yang diduga-duga oleh masyarakat selama ini bahwa tembok penahan itu pernah hancur/ambruk juga, di mana tiga hari selesai kerja pada waktu itu.

Salah seorang tenaga kerja yang tidak mau sebut namanya sampaikan kepada mediadia tau dan masih ingat pelaksanaan teknis itu tidak sesuai salah satunya yaitu pencampuran bahan semen dan pasir digunakan 1 banding 8.

Atas proyek A. Citra Laoli perlu untuk ditelusuri, kepada pihak berwajib Pemerintah Kota Gunungsitoli karena sudah merugikan masyarakat dan pemeritah. (Tim/Jl)

Most Popular

Recent Comments