Minggu, Juli 25, 2021
BerandaLemahnya Sistem Kontrol Pertamina Diduga Premium Bercampur Air
Array

Lemahnya Sistem Kontrol Pertamina Diduga Premium Bercampur Air

FAKTA PERS – GUNUNGSITOLI.

Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium diduga bercampur air ditemukan disalah satu SPBU yang terletak di Jalan Diponegoro, Kecamatan Gunungsitoli, Senin (09/01/2017).

Dari pantauan informasi yang dihimpun Fakta Pers, BBM jenis premium bercampur air tersebut berasal dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM). Hal senada itupun dibenarkan Kepala Pertamina Kepulauan Nias, Rahmat Ferbiadi saat dikonfirmasi secara langsung pada Selasa, (10/01/2017).

Selanjutnya menurut Rahmat, tercampurnya premium dan air yang didistribusikan ke SPBU tersebut di atas bukan disengaja, namun murni karena kerusakan sebuah alat (mesin) TBBM Pertamina saat pengisian pada truk tangki pengangkut bahan bakar.

“Informasi itu benar bang, dan sebaiknya dengar kabar kemarin kita langsung menarik premium bercampur air itu, meski terlanjur masuk ke tangki penyimpanan bahan bakar SPBU,” ungkap Rahmat dengan santai kepada Fakta Pers.

Katanya lagi, “kapasitas air yang tercampur dalam pendistribusian premium ke SPBU dimaksud mencapai 160 liter, nanti premium itu akan diendapkan bang, langkah tersebut guna memisahkan kandungan air, kemudian dapat dipasarkan kembali,” pungkas Rahmat.

Hal senada disampaikan seorang supir truk tangki yang biasa mengambil bahan bakar ke TBBM Pertamina Kepulauan Nias melalui sambungan telepon seluler, Selasa (10/01/2017). Disebutnya insiden itu terjadi sore hari setelah seorang rekannya usai mendistribusikan premium SPBU.

“Iya..iya benar bang, saya kemarin dengar cerita dari rekan sekerja kalau ada premium campur air yang masuk ke SPBU. Dan untuk lebih lanjut tanya langsung aja ke supir tangki atau pihak SPBU, karena bukan saya yang membawa premium itu,” ucapnya.

Menurut pengamatan Edward Firman Firdaus Lahagu ketua LSM FOBSIT (Forum Bohouni Gunungsitoli) mengatakan, “hal ini adalah salah satu kelemahan para petugas, namun kami masyarakat berharap agar jangan terulang kembali kejadian yang sama,” ujar sambil mengakhiri konfirmasinya pada Selasa (10/01/2017).

Dari pantauan Fakta Pers, insiden bahan bakar minyak tercampur air saat pendistribusian ke salah satu SPBU Senin, (09/01/2017) kemarin hanya pada jenis premium saja, tidak dengan bahan bakar jenis solar.

(Deserman Lase)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments