Rabu, Agustus 4, 2021
BerandaTidak Ada Pengawasan Dinas Perhubungan Dan Polantas, Truk Trailer Bebas Melintas di...
Array

Tidak Ada Pengawasan Dinas Perhubungan Dan Polantas, Truk Trailer Bebas Melintas di Padang Lawas

Sebanyak 4 Mobil Truk Trailer bermuatan berat beriringan melintasi jalinsum Palas yang sempit dan padat pemukiman di Desa Gunung Manobot. Hal tersebut sangat mengganggu pengguna jalan.

FAKTA PERS – PADANG LAWAS.

Diduga akibat lemahnya kontrol dari Dinas Perhubungan dan Polisi Lalu-Lintas (Polantas) di Padang Lawas (Palas) dalam menegakan aturan kendaraan, truk trailer bermuatan tank beriringan bebas melintas di jalinsum Palas. Tepatnya di Desa Gunung Manobot Kecamatan Lubuk Barumun yang rata-rata lebar jalan hanya sekitar 5 sampai 6 meter dan padat pemukiman, Kamis (26/01).

Tentu hal ini berdampak negatif terhadap ketahanan jalan, mengingat truk trailer yang bermuatan berat beriringan melintas melebihi kapasitas jalan. Ditambah minimnya perhatian Dinas Binamarga Sumut, dalam merawat jalinsum Palas yang rawan dilalui.

Terlihat Truk bermuatan berat terperosok ke bahu jalan karena sempitnya jalinsum Palas.

Hasibuan (38) warga Desa Gunung Manobot, Kecamatan Lubuk Barumun merasa kecewa karena jalan yang biasa dilalui kerap dilintasi truk trailer, sementara keadaan jalan sempit dan padat pemukiman.

“Dinas perhubungan dan Polisi Lalu-Lintas dimana Pak? Sopir truktrailer tidak mau minggir bahkan memborong semua jalan ini, memang jalan ini hanya milik nenek mereka”, ketus Hasibuan.

“Masa 4 truk trailer yang bermuatan berat berkonvoi tanpa pengawalan? Jalan ini kan sangat sempit serta padat pemukiman, ditambah keadaan jalan banyak yang berlubang. Kalau celaka gimana, hendaknya kalau melintas jangan disaat suasana sibuk seperti ini bang”, keluhnya lagi.

Menanggapi hal tersebut, Kartin, Penyidik Pegawai Negri Sipil (PPNS) bidang Lalu-Lintas Jalan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Palas saat ditemui Fakta Pers, Jum’at (27/01) mengatakan, “Kendaraan jenis truk trailer ataupun bermuatan berat boleh melintasi jalinsum Palas, hanya saja pada jam tertentu atau malam hari dan tidak boleh melintas pada jam sibuk. Dan saya belum mendapatkan laporan dari anggota saya terkait hal itu”.

Kartin menjelaskan sebanyak 80 personil yang tersebar di persimpangan jalan menuju kota. Sedangkan mengenai truk trailer yang melintasi jalan lintas Riau menuju jalinsum Palas, tentu Dishub Riau terlebih dahulu harus uji kelayakan truk trailer tersebut. Dishub Palas sifatnya hanya sebatas mengawasi, menegur pengaturan dan mengalihkan agar tidak melintasi kota. Sedangkan, untuk penegakan peraturan atau penegakan hukum itu tugas dari kepolisian.

Namun, sayangnya saat wartawan Fakta Pers mencoba untuk mengkonfirmasi hal tersebut sekira pukul 17.00 WIB, Kapos Lantas Barumun, Mujiono Inspektur Polisi Dua,  belum berhasil ditemui di kantornya.

(R9)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments