oleh

TPA Kota Pasuruan Diduga Cemari Lingkungan Warga

-Daerah-281 views

FAKTA PERS – JAKARTA.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan tempat dimana sampah diisolasi secara aman agar tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitarnya. Karenanya diperlukan penyediaan fasilitas dan perlakuan yang benar agar keamanan tersebut dapat dicapai dengan baik.

Selama ini masih banyak persepsi keliru tentang TPA yang lebih sering dianggap hanya merupakan tempat pembuangan sampah. Hal ini menyebabkan banyak Pemerintah Daerah masih merasa sayang untuk mengalokasikan pendanaan bagi penyediaan fasilitas di TPA yang dirasakan kurang prioritas dibanding dengan pembangunan sektor lainnya.

Karena sampah masih mengalami proses penguraian secara alamiah dengan jangka waktu panjang. Hal ini memberikan gambaran bahwa setelah TPA selesai digunakanpun masih ada proses yang berlangsung dan menghasilkan beberapa zat yang dapat mengganggu lingkungan.

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Blandongan, Kota Pasuruan, bak penampung air Limbah diduga telah lama tak berfungsi. Akibatnya, air resapan yang berasal dari ribuan ton sampah yang menumpuk disinyalir mencemari air dilingkungan warga yang berada disekitar TPA.

Warga Kampung yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi air di kampungnya hanya bermasalah saat hujan. Selain air yang bau, bau sampah juga menyengat. Padahal, jarak antara TPA dengan rumahnya cukup jauh yakni sekitar satu kilometer.

“Kalau di daerah sini tidak terlalu bermasalah airnya. Ya paling kalau hujan saja. Ya kadang bau saja menyengat, apalagi kalau hujan, air sampah menetes di depan rumah. Kadang-kadang mengundang lalat, enggak ditutup pakai terpal juga truknya,” ucap Warga saat dijumpai di rumahnya, Kamis, (7/1/17).

Hal berbeda diutarakan Selamet Nugroho selaku pegiat disalah satu lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengatakan bahwa TPA yang berada di Blandongan selayaknya perlu diperhatikan mengingat bak-bak pengolahan air lindi sudah tidak berfungsi,

“Setelah kami survei kelokasi pengolahan air lindi dari limbah TPA milik pemerintah kota Pasuruan ini sudah tidak lagi bisa mengelolah air lindinya dengan baik, terbukti sebagian tumpahan air lindi dibuang keselokan tanah warga yang berada disekitar sawah milik warga, disamping itu bak Fakultatif mengalami kebocoran akibat naiknya bak dari permukaan tanah,” kata Slamet.

Slamet melanjutkan, “ini sudah kategori pencemaran lingkungan, hal ini kami harapkan agar segera diperbaiki dan dioptimalkan cara pengolahan limbah air lindi, mengingat di samping  menggangu lingkungan terutama warga sekitar, dan juga sangat berpengaruh besar dalam hal mempertahankan Piala Adi Pura yang biasa di peroleh Kota Pasuruan.”

Kepala Dinas Linkungan Hidup Kota Pasuruan, Rudy mengatakan, saat ini TPA  Blandongan sudah memiliki kolam pengolahan limbah air dari sampah. Namun, masih perlu banyak pembenahan dan akan segera membersikan bak-bak penampungan dari endapan lumpur,” ungkap Kepala Dinas yang baru dilantik beberapa minggu lalu ini.

(kem/yy)

Komentar

News Feed