Selasa, Juli 27, 2021
BerandaAir Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Enim Tiga Ambruk
Array

Air Sungai Meluap, Jembatan Penghubung Enim Tiga Ambruk

FAKTA PERS – MUARA ENIM.

Jalan timbunan untuk penghubung jembatan (Oprit) di Jembatan Enim Tiga yang berada di Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim ambruk, Kamis (23/2/2017). Kejadian ini bermula sekira pukul 10.10.WIB.

Penyebab terputusnya jalan penghubung jembatan Enim Tiga ini karena tingginya lupan air Sungai Enim akibat curah hujan yang cukup tinggi belakangan ini. Sehingga penahan dinding jalan jembatan Enim Tiga yang selama ini memang sudah mengalami kerusakan terus terseret oleh arus air sungai dan akhirnya benar-benar ambruk. Hal ini berakibat buruk bagi aktifitas masyarakat karena jembatan penghubung tersebut putus total.

 

Kendati demikian tidak ada korban jiwa. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muara Enim langsung bertindak dengan menutup jalan ke arah Jembatan Enim Tiga.

” Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kami langsung mengambil tindakan pertama, menutup jalan arus kendaraan menuju arah ke jembatan ini,” ujar Kasat lantas AKP Adik yang tiba di lokasi kejadian lebih dulu, Kamis (23/2/2017).

Selang beberapa waktu kemudian, mulai berdatangan Wakil Bupati Muara Enim H Nurul Aman, S.H. bersama Kadin PUBMP A Yani Heriyanto, disusul Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan Sik.MSi. dan jajarannya di lokasi kejadian.

Wakil Bupati H Nurul Aman, S.H. mengatakan Kabupaten Muara Enim memang berencana untuk memperbaiki jembatan penghubung tersebut.

“Jalan ini memang sudah menjadi salah satu untuk dikerjakan perbaikannya di tahun 2017 oleh pemerintah Kabupaten Muara Enim, tinggal tunggu pemenang tender saja. Dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi  beberapa hari ini sehingga mengakibatkan penahan jalan Jembatan Enim Tiga ini terus tergerus dan terjadilah jalannya longsor. Diharapkan nantinya kepada kontraktor yang mengerjakan perbaikan jembatan maupun jalannya betul-betul sesuai dengan Bestek,” jelas Nurul.

“Untuk pengamanan lokasi ini, kami akan memasang rambu-rambu yang sifatnya semi permanen. Karena kalau dipasang traffic cone atau sementara saja nanti diangkat atau dipindahkan, karena jalan ini sering dilalui kendaraan roda dua maupun empat sehingga pengendara tidak terjebak, serta dapat mengetahui bahwa jalan tersebut ditutup total siang atau malam karena longsor,” ungkap Kapolres Muara.

(Ahmad Sukri)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments