Selasa, Juli 27, 2021
BerandaKuker Ke PLTU Rum, Walikota Tidore Dialog Bahas Keluhan Warga
Array

Kuker Ke PLTU Rum, Walikota Tidore Dialog Bahas Keluhan Warga

FAKTA PERS – TIDORE.

Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim pada Senin (27/2) melakukan kunjungan kerja ke PLTU yang berlokasi di Kelurahan Rum Balibunga Kecamatan Tidore Utara. Kunjungan kerja orang nomor satu di Kota Tidore Kepulaun tersebut, dalam rangka menindaklanjuti keluhan masyarakat Kelurahan Rum Balibunga khususnya yang berada di RT 005 terkait gangguan pencemaran udara akibat dari debu batubara PLTU Rum yang telah terjadi dalam beberapa bulan ini.

Dalam kunjungannya, Walikota Tidore didampingi Dinas Lingkungan Hidup, Kadis Pendidikan, Kepala Bapelitbang, Kadis PU dan penataan ruang, Kadis Perumahan Pemukiman dan Pertanahan, Kabag Pemerintahan, Camat Tidore Utara serta Lurah Rum Balibunga. Diterima Manajemen PLTU Rum Unit Pembangkitan, Muhammad Ilham bersama Kepala PLN Cabang Ternate, Saiful.

Dalam pertemuan itu, Walikota Tidore menjelaskan, bahwa kunjungan kerja yang dilakukan ini dalam rangka silaturahim dan melakukan dialog dengan pihak PLTU sehubungan dengan adanya pencemaran udara akibat debu batubara yang mencemari udara dan lingkungan warga sekita PLTU. Apalagi di samping PLTU terdapat Sekolah Dasar (SD) Rum Balibunga dimana para siswa dan guru juga mengalami langsung akibat dari pencemaran udara.

“Pemkot Tidore akan berusaha mencari solusi terbaik agar masyarakat merasa nyaman tanpa debu polusi dan di sisi lain PLTU juga tidak terhambat dalam melaksanakan tugasnya selaku produsen listrik yang melayani masyarakat.” Kata Walikota.

Sementara itu, Manajemen PLTU Tidore, Muhammad Ilham menjelaskan dalam melaksanakan tugasnya PLTU telah melakukan upaya-upaya untuk menanggulangi dampak lingkungan dan pengelolaan lingkungan hidup pasca beroperasinya PLTU. Termasuk kewajiban yang harus dilaksanakan terkait perizinan beroperasinya PLTU. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memelihara lingkungan dengan penanaman pohon peneduh di lokasi PLTU.

Selain itu, lanjut Ilham, pihaknya juga telah berupaya meminimalisir pencemaran udara dengan melakukan upaya pembongkaran sebulan sekali, atau bahkan bisa dua bulan sekali jika stok batubara sudah penuh. Disamping itu, tamba Ilham, Pembongkaran Batubara dari Kapal tongkang dilakukan pada pagi dan malam hari. Sementara untuk mengurangi munculnya debu, pihaknya melakukan tekhnik operasi alat berat dam pengkondisian arah angin, serta dilakukan penyemprotan secara berkala terhadap batubara untuk menjaga kelembaban dan sekaligus dilakukan penyemprotan bahan kimia pengikat debu sehingga tidak ada debu yang dapat bebas keluar dari area PLTU.” Kata Ilham.

Dikatakan Ilham, bahwa sebelumnya juga telah dilakukan pertemuan antara pihak PLTU bersama DPRD Tidore yang pada intinya merekomendasikan tiga point penting yaitu; Uji Kualitas Udara dan Air, Relokasi SD dan Kompensasi kesehatan bagi masyarakat yang terkena dampak lingkungan.

Kepala PLN Cabang Ternate, Saiful dalam kesempatan yang sama menambahkan, bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini akan menambahkan penyaring debu berupa pagar vertikal setinggi empat meter dengan ditanami tanaman merambat. Pagar ini diharapkan mampu menyaring debu batubara agar tidak sampai menyebar keluar dan ke pemukiman warga saat tertiup angin.

Usai melakukan pertemuan bersama pihak PLTU Rum, Walikota Capt. H. Ali Ibrahim mengunjungi SDN Rum Balibunga untuk meninjau langsung kondisi belajar mengajar para siswa sekaligus berdialog bersama para guru terkait pencemaran udara. Walikota menyampaikan SDN Rum Balibunga akan dilakukan relokasi secepatnya agar para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman tanpa gangguan polusi. Kadis  Diknas pada kesempatan itu, juga menyanggupi untuk berkoordinasi dengan Kabag Pemerintahan untuk mempersiapkan relokasi dimaksud.

Sebelum meninggalkan lokasi SDN Rum Balibunga, Walikota Tidore Kepulauan menyampaikan arahan langsung pada pimpinan SKPD terkait untuk melakukan pembentukan Tim Terpadu dalam menyelesaikan masalah lingkungan ini. Walikota menegaskan “Komitmen untuk tetap mengedapankan aspek-aspek lingkungan hidup dalam pembangunan menjadi kewajiban bagi seluruh stake holder pembangunan di Kota Tidore Kepulauan”. Kata Ali Ibrahim.

(ss)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments