Selasa, Maret 2, 2021
Beranda NU Cabang Kota Tidore Sukses Menggelar Harlah NU Ke-91
Array

NU Cabang Kota Tidore Sukses Menggelar Harlah NU Ke-91

Ketua Cabang NU Kota Tidore Kepulauan, An’im Fatahna, S.Ag saat memberikan sambutan pada acara Harlah NU Ke-91

FAKTA PERS – TIDORE

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tidore Kepulauan sukses menggelar Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke- 91. Bertempat di aula Pondok Pesantren Harisul Khairaat Bumi Hijrah Tidore, Selasa (31/1) malam. Acara tersebut mengusung tema “Tidore Adalah NU dan NU Tidak Kemana-mana Tetapi NU Ada Dimana-mana”.

Harlah NU Ke-91 ini, dihadiri secara langsung oleh Staf Ahli Walikota Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Jamaludin Badar, S.IP. yang mewakili Walikota Tidore Kepulauan, Ketua NU Wilayah Provinsi Maluku Utara Sarbin Sehe, S.Ag, M.Pdi, Camat Tidore Utara Harun Ibrahim, Kapolsek Tidore Utara Ridwan Usman, Ketua Terpilih KNPI Kota Tidore Muhammad Abubakar, Anggota DPRD Tikep dari partai Gerindra Amir Adnan, Anggota DPRD dari partai PKB Murat Polisiri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Pondok Pesantren Kharisul Khairat Bumi Hijrah Ome bersama jajarannya serta keluraga besar Nahdatul Ulama Kota Tidore Kepulauan, serta berbagai elemen organisasi dari PMII, ANSOR, LAKPESDAM, HMI, FATAYAT, ISNU.

Kegiatan Harlah NU Ke-9 tersebut, diawali dengan dzikir bersama dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta diteruskan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta lagu mars NU. Ditengah-tengah acara peringatan Harlah NU ke-91 diadakan pemutaran film dokumenter Resolusi Jihad NU.

Dalam sambutan Walikota Tidore, yang disampaikan Jamaludin Badar mengatakan peringatan Harlah NU ke-91 ini mudah-mudahan dapat memberikan dorongan bagi keluarga besar Nahdatul Ulama untuk senantiasa menjaga tali silaturahim baik antar sesama keluarga Nadhiyin maupun bersama pemerintah daerah dan masyarakat Kota Tidore Kepulauan.

Walikota juga mengajak kepada keluarga besar NU Kota Tidore Kepulauan, agar  bersama-sama dengan Pemerintah Kota Tidore ikut ambil bagian sekaligus menjadi yang tercepat dan terdepan dalam mendukung dan mewujudkan Tidore Kota Santri tahun 2017 setelah dicanangkan oleh Kementerian Agama melalui Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum NU Provinsi Maluku Utara Sarbin Sehe  mengatakan, setelah melalui berbagai zaman dan konteks sosial politik yang berbeda-beda sampai di usianya yang ke-91 Tahun, NU tetap bertahan dan bahkan sedikit banyak mewarnai kehidupan sosial politik negeri ini. Disatu sisi, NU menjadi demikian besar dan masif.

Sementara untuk pencanangan Kota Tidore sebagai kota Santri, Ketua Umum NU Kota Tidore, An’im Fatahna, S.Ag mengatakan bahwa pihaknya sangat merespon dan siap mengawal pencanangan Tidore sebagai kota santri oleh Walikota Tidore Kepulauan dan Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara. “Insya Allah kita tetap kawal dan membantu pemerintah Kota Tidore untuk bisa mensukseskan kota Tidorle sebagai kota santri, dan Insya Allah dalam waktu dekat juga pengurus cabang NU Tikep akan mengadakan silaturahim dengan Bapak Wali Kota Tidore untuk membicarakan suatu konsep tentang bagaimana kota santri dan ciri khas yang diberikan”, kata An’im Fatahna.

An’im Fatahna juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya bersama organisasi lainnya akan membentuk LPMAARIF serta membentuk lembaga ketahanan pangan dan pertanian cabang Tidore, karena NU tidak hanya mengurus agama tetapi mengurus juga hal-hal dalam bidang pertanaian, ekonomi dan lainnya agar bersama pemerintah dapat menciptakan Tidore yang lebih baik lagi.

Sementara itu, Ketua Panitia Harlah NU Ke-91 Kota Tidore Kepulauan,  Ade Hidayat, S.Hut dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nu hadir untuk membentengi Islam di Indonesia dan khususnya di Kota Tidore Kepulauan agar tetap teguh mempertahankan ajaran Islam Ahlussunnah Waljama’ah.

(ss)

Most Popular

Recent Comments