oleh

‘PHP’, Proyek Harapan Palsu untuk 18 Desa, 2 Jembatan di Kecamatan Sihapas Barumun Mangkrak

-Daerah-461 views

FAKTA PERS – PADANG LAWAS.

Dua jembatan yang ada di Kecamatan Sihapas Barumun, Padang Lawas (Palas) Sumut, yakni jembatan Sitadatada dan jembatan Silenjeng, tanpa alasan yang jelas hingga kini jembatan tersebut belum bisa dipergunakan, alias mangkrak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Fakta Pers Media dari warga Desa sekitar, jembatan Sitadatada yang berada di Desa Sitadatada, Kecamatan Sihapas Barumun di bangun tahun 2010 lalu, dan bersumber dari dana stimulus, namun jembatan tersebut belum rampung atau hanya membangun abutmen dan pancang jembatan saja.

Selanjutnya, walau jembatan Sitadatada belum rampung, Pemkab Palas menggelontorkan anggaran lagi untuk pembangunan jembatan Silenjeng ditahun 2014 lalu, diduga karena belum sterilnya pembebasan lahan warga, proyek jembatan sempat terkendala dan diadendumkan ditahun 2015, kemudian ditahun 2016 jembatan tersebut kembali dikerjakan, namun masalah selalu mendampingi didalam proses pembangunannya, alhasil hingga berita ini diturunkan jembatan Silenjeng belum dapat digunakan oleh masyarakat.

Rampungnya jembatan Sitadatada maupun jembatan Silenjeng merupakan impian terbesar masyarakat Kecamatan Sihapas Barumun, selain penghubung antar desa, jembatan tersebut juga merupakan jalan lintas menuju kota Sibuhuan, namun jalan akses menuju kabupaten tetangga yakni Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan Padang Sidempuan.

Ada 18 Desa membutuhkan jembatan Sitadatada yakni, 11 Desa di kecamatan Sihapas Barumun yaitu Desa Balangka Dolok, Ujung Padang, Balangka, Silenjeng, Simaninggir, Tanjung Korang, Ujung Gading, Padang Hasior Lombang, Padang Hasior Dolok, Sitadatada dan Desa Lubuk Gotting.

Sedang 7 Desa lain yang berada di Kecamatan Barumun tengah yakni, Desa Hutaruhun, Gading, Parannapa Jae, Parannapa Dolok, Bire, Sibottar dan Desa Silaen berharap akan rampungnya jembatan Sitadatada dan jembatan Silenjeng, karena potensi kekayaan alam Kecamatan Sihapas Barumun menjadi lemah akibat belum adanya akses yang memadai di kecamatan tersebut. Jembatan Sitadatada hanya isapan jempol, sedangkan Jembatan Silenjeng Mangkrak.

(R9)

Komentar

News Feed