oleh

Warga Keluhkan Buruknya Infrastruktur di Nias Utara, Pemkab Terkesan Tidak Peduli

-Daerah-238 views

FAKTA PERS – KEPULAUAN NIAS.

Seperti diketahui, Kepulauan Nias telah mengalami pemekaran wilayah menjadi 4 kabupaten kurang lebih sejak 10 tahun lalu. Namun sejak pemekaran tersebut, sejumlah desa di Kabupaten Nias Utara belum juga menikmati pembangunan dan kenyamanan infrastruktur transportasi.

Saat wartawan Fakta Pers melewati jalur jembatan menuju ke pantai Toreloto, terbukti akses menuju ke pantai masih menggunakan jembatan kayu. Padahal, daerah Lotu ini termasuk kawasan kota yang padat dan banyak berdiri bangunan kantor pemerintahan.

Sungguh disayangkan jika indahnya alam Nias Utara tersebut tak sebanding dengan infrastruktur transportasi. Dimana hal tersebut menjadi kebutuhan vital masyarakat setempat dan para pejabat serta  pemangku kepentingan lainnya.

Salah satu warga bernama Helppy Gea mengaku prihatin dengan kondisi infrastruktur di desanya. Jembatan kayu tersebut selalu mengeluarkan suara yang menggangu setiap dilewati pengguna jalan maupun kendaraan.

“Saya mengharapkan Pemkab maupun Wakil Rakyat yang sudah diberikan amanah dalam menampung dan merealisasikan aspirasi masyarakat seharusnya mampu memperhatikan kondisi di setiap akses jalur yang dilewati oleh masyarakat baik dari dalam wilayah Nias Utara maupun luar dari wilayah ini,” harapnya.

Dia juga mengatakan pembangunan fisik di Kabupaten Nias Utara ini masih jauh tertinggal dari kabupaten lainnya di Kepulauan Nias. Seharusnya Pemkab Nias Utara lebih jeli dalam mengambil tindakan kedepan untuk pembangunan infrastruktur yang nyaman dan aman untuk dilewati.

Pembangunan infrastruktur yang baik dapat meningkatkan taraf pendapatan keuangan daerah. Selain itu, roda perekonomian masyarakat juga semakin membaik.

Hingga saat ini masih banyak jembatan yang menggunakan material kayu batang kelapa. Salah satunya terdapat di Desa Hilindrudra, Kecamatan  Lotu.

“Jembatan tersebut belum dipermanenkan. Harapan saya, agar jembatan tersebut dibangun menggunakan material yang kokoh yaitu dari besi baja,” pungkasnya mengakhiri.

(Edward Lahagu)

Komentar

News Feed