Senin, September 27, 2021
BerandaCegah Penyalahgunaan Narkoba, Warga Bentuk Satgas Anti Narkoba
Array

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Warga Bentuk Satgas Anti Narkoba

FAKTA PERS – LHOKSEUMAWE.

Maraknya peredaran narkoba dan modus operandi memanfaatkan pelajar sebagi kurir, sejumlah tokoh serta Aparatur Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe membentuk Satgas Anti Narkoba.

Pembentukan dan Pengukuhan Tim Satgas Anti Narkoba berlangsung, Sabtu (5/3) malam di desa setempat. Satgas tersebut nantinya siap melakukan pengusiran terhadap pelaku narkoba di lingkungan desa yang kian marak beroperasi dan sangat meresahkan warga sekitar.

Ketua Satgas Anti Narkoba Rahman melalui Kabag Humas Zainuddin Abdullah mengatakan, “Satgas ini akan menjadi tameng serta bagian dari Desa dalam rangka memberantas dan meminimalisir peredaran narkoba.”

Lanjutnya, saat pengukuhan tadi malam, Tim yang terdiri dari Aparatur Desa, Tokoh agama, dan Pemuda, pihaknya juga mengundang mengundang para pelaku bisnis narkoba di Meunasah Al-Mukhlisin lorong Nek Kora Jalan Angsana, Desa Teumpok Teungoh sekitar pukul 20.40 Wib. “Dalam pertemuan itu, terjadi perdebatan antara satgas dan pelaku bisnis narkoba yang beralasan faktor ekonomi. Pelaku bisnis narkoba mengaku siap hentikan aktifitas bila diberikan modal untuk membuka usaha lain”, sebut Zainuddin.

Namun semua alasan itu dibantah keras dan ditolak oleh satgas, karena dalam kurun waktu 3 tahun belakangan ini bisnis barang haram ini sudah sangat marak, bahkan menggurita tanpa bisa ditegur masyarakat”, Bisnis mereka sudah sangat terbuka, transaksi dipinggir jalan secara bebas, yang sangat fatal mafia narkoba merangkul anak di bawah umur dan pelajar menjadi kurir narkoba, ini yang membuat warga marah,” ungkapnya.

Lanjutnya, hal ini membuat psikogis anak terganggu, bahkan membuat mereka malas sekolah dan mengaji hingga menyusahkan orang tua dengan seringnya datang tamu asing yang butuh narkoba. Kita saat ini masih bersikap persuasif, sosialisasi, namun sekarang siap lakukan langkah preventif, yakni melakukan pengusiran pelaku bisnis narkoba.

“Kami siap ganyang narkoba, dan jangan sampai bangsa ini dihancurkan narkoba. Sudah cukup diri sendiri yang rusak, tapi jangan merusak orang lain,“ tegasnya.

(Mukhlis)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments