Kamis, Mei 6, 2021
BerandaDiduga Karena Dendam, Petani di Tanjung Agung Dihabisi Sepupunya Sendiri
Array

Diduga Karena Dendam, Petani di Tanjung Agung Dihabisi Sepupunya Sendiri

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim DamKar Muara Enim beserta Tim SAR juga dibantu oleh Tim Rescue dari Palembang juga Tim dari PTBA dan PT Pama melakukan penyisiran lokasi sepanjang sungai Enim untuk pencarian korban yang hanyut dibawa arus sungai.

FAKTA PERS – MUARA ENIM.

Diduga karena dendam, Heriawan (36) yang pekerjaan sehari-harinya petani, dihabisi nyawanya oleh saudara sepupunya sendiri Mahartoni (48), di Desa Sukaraja, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim.

Dari informasi yang dikumpulkan di lokasi kejadian, berawal pada hari Minggu (19/3), sekira pukul 06.00 WIB, korban Heriawan (36) sedang mandi di sungai Enim didatangi Mahartoni, tidak begitu lama terjadi cekcok mulut sehingga terjadi perkelahian secara pisik, diduga Mahartoni gelap mata dan menusuk Heriawan dengan senjata tajam sehingga korban tidak sadarkan diri, lalu korban di biarkan hanyut ke Sungai Enim dalam keadaan luka tertusuk sajam.

Kapolsek AKP Iwan G, SH bersama Tim Rescue di TKP

Camat Tanjung Agung Drs. Saprioma, MSi ketika ditemui mengatakan bahwa, “waktu itu kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada kejadian orang hanyut di sungai Enim, kemudian kami melakukan koordinasi Tripika selanjutnya kami melakukan tindakan menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta Tim Rescue lainnya untuk meminta bantuan, dan permasalahan ini langsung ditangani oleh pihak yang berwenang,”  jelasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kapolres Muara Enim, AKBP Hendra Gunawan SIk. M.Si  melalui Kapolsek Tanjung Agung AKP Iwan Gunawan, SH membenarkan adanya kejadian tersebut.

Iwan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikikan untuk kejadian ini. “Untuk sekarang ini kita dibantu oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD), Tim DamKar Muara Enim beserta Tim SAR juga dibantu oleh Tim Rescue dari Palembang juga Tim dari PTBA dan PT Pama melakukan penyisiran lokasi sepanjang sungai Enim untuk pencarian korban yang hanyut dibawa arus sungai dengan harapan dapat segera menemukan korban yang hanyut secepatnya agar dapat dilakukan penyelidikan  lebih lanjut,” jelas AKP Iwan Gunawan SH Senin 20/3.

Disisi lain Tim BPBD Muara Enim Yaman Huri, SP mengatakan bahwa, “Untuk saat ini kami terus melakukan pencarian dengan radius kurang lebih 10 Km sepanjang sungai ini kami bersama sama Tim juga aparat kepolisian serta masyarakat bergantian siang dan malam untuk berpatroli dan berjaga-jaga, “sampai dengan Senin sore ini hasil sementara belum ada tanda-tanda korban ditemukan.” tutupnya. (Ahmad Sukri)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments