Jumat, Juli 30, 2021
BerandaPangdam XVI Pattimura dan Walikota Tidore Lakukan Pencanangan Teluk Cobo Sebagai Budidaya...
Array

Pangdam XVI Pattimura dan Walikota Tidore Lakukan Pencanangan Teluk Cobo Sebagai Budidaya Laut Emas Biru di Kota Tidore Kepulauan

Pangdam XVI Pattimura bersama Walikota Capt. H. Ali Ibrahim dan Wakil Walikota Muhammad Senin membuka selubung Papan Nama Kawasan Budidaya laut Jiko Cobo.

FAKTA PERS – TIDORE KEPULAUAN

Sebagai bentuk dukungan terhadap potensi Emas Biru di Kota Tidore Kepulauan, Pangdam XVI Pattimura, Mayjen. Doni Munardo bersama Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim dan Wakil Walikota, Muhammad Senin, melakukan Penebaran Benih Udang Varane di karamba jaring apung di Teluk Jiko Cobo, Kecamatan Tidore Timur, Kamis (23/3) sore.

Sebagaimana diketahui, bahwa Emas Biru merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut potensi perikanan dan kelautan, yang saat ini tengah digalakan di Kota Tidore Kepulauan.
Dalam sambutannya, Walikota Capt. H. Ali Ibrahim mengatakan, bahwa sesuai visi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yaitu terwujudnya Kota Jasa Berbasis Agro Marine maka potensi emas Hijau dan Emas Biru menjadi prioritas yang diutamakan. Saat ini ada beberapa titik yang menjadi perhatian emas hijau dan Emas Biru khususnya di Teluk Jiko Cobo.

Pangdam XVI Pattimura menebar Benih Udang Vaname di karamba jaring apung Teluk Jiko Cobo.

Ali Ibrahim menjelaskan bahwa luas kawasan budidaya perikanan di Jiko Cobo kurang lebih 21,9 hektar serta kondisi kualitas perairan yang sangat mendukung untuk kegiatan budidaya perikanan, maka tidak salah lagi kalau perairan Teluk Jiko Cobo dicanangkan sebagai kawasan budidaya perikanan yang ramah lingkungan.

“Untuk itu pada kesempatan ini, Kami bersama Pangdam XVI Pattimura dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah akan melakukan penebaran bibit udang Vaname sebanyak 200 ribu ekor dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Walikota dan Program Emas Biru di Kota Tidore Kepulauan”, jelas Ali Ibrahim.

Dikatakan, selain perairan Jiko Cobo, perairan di sekitar gugusan pulau Woda 45,4 hektar, perairan Tadupi 143 hektar serta perairan di sekitar Pulau Sibu dan Teluk Guraping seluas 97 hektar, memiliki karakteristik dan kualitas perairan yang sangat mendukung untuk kegiatan budidaya seperti Budidaya Ikan Kerapu dan Ikan Baronang dalam keramba jaring apung maupun budidaya Rumput Laut.

“Saya yakin dan percaya bahwa antusias Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah akan terus berupaya untuk memajukan perikanan di Kota Tidore Kepulauan, khususnya perikanan budidaya udang Vaname di Kelurahan Jiko Cobo ini”, tutup Ali.

Sementara itu, Pangdam XVI Pattimura, Mayjen Doni Munardo dalam sambutannya mengatakan bahwa TNI sangat menyambut baik upaya pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam memanfaatkan potensi emas hijau dan emas biru.

“Dan TNI sangat siap apabila Pemerintah Kota Tidore Kepulauan membutuhkan bantuan untuk pengembangan potensi Kelautan khususnya dalam pembuatan Jaring Apung untuk usaha budidaya perikanan”, tegas Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga meminta agar Pemerintah Daerah bersama seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan ikut menjaga kelestarian laut dengan tidak membuang sampah di laut. Apabila laut bersih, maka banyak biota laut ikut hidup dan lestari sehingga nelayan juga dapat memanfaatkannya.

“Jika Emas Biru dan Emas Hijau ini sukses maka secara otomatis akan dataang emas putih yaitu kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran”, pungkas Jenderal dua bintang ini.

Pangdam XVI Pattimura, Mayjen Doni Munardo bersama walikota dan Walikota berkesempatan menebar benih Udang Varane di Keramba Jaring Apung sekaligus meresmikan lokasi Jiko Cobo sebagai area budidaya Udang Vaname. (ss)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments