Selasa, Mei 11, 2021
BerandaBelum Kantongi Izin Usaha, Petshop Ayunda Tetap Beroperasi
Array

Belum Kantongi Izin Usaha, Petshop Ayunda Tetap Beroperasi

FAKTA PERS – KEPULAUAN NIAS.

Petshop Ayunda Dokter Hewan yang berlokasi di Jl Gomo No.22, Kelurahan Pasar Gunungsitoli diduga tidak kantongi izin usaha, namun telah mulai beroperasi, Kamis (28/04/2017). Petshop ini merupakan toko kebutuhan dan perlengkapan hewan yang pertama ada di Kota Gunungsitoli.

Saat dikonfirmasi oleh Faktapers mengenai izin praktek dan usaha dari Petshop Ayunda kepada drh. Rahanto Siregar selaku pemilik usaha melalui via seluler, namun dijawab istrinya itu mengatakan bahwa izin usaha sedang dalam proses pengurusan.

“Izin usaha kami sedang dalam pengurusan dan tidak secepat itu keluar izinnya pak”, tutur istri drh. Rahanto Siregar.

Dirinya mengakui sudah bertemu dengan Lurah setempat dan Badan Perizinan juga membolehkan untuk membuka tokonya.

“Kemudian, mengenai Pak lurah saya sudah ketemu dengannya namun karena belum siap foto dan materai, makanya saya tidak jadi bertemu lagi dengan Pak lurah apalagi saya harus melapor dulu kepada Pak kepling lingkungan setempat. Selanjutnya, waktu saya datang ke kantor perizinan, saya tanya kepada mereka apakah saya bisa buka toko sebelum keluar izin, kata mereka dari Badan Perizinan; bisa ibu. Itulah makanya saya buka pak”, terang istri drh. Rahanto Siregar akhiri pembicaraan.

Sementara di waktu yang berbeda, Lurah Pasar Gunungsitoli Mario Zebua membantah kedatangan pemilik Petshop Ayunda terkait pengurusan izin usaha.

“Belum pernah datang ke kantor kita pemilik Petshop Ayunda Dokter Hewan yang di Jalan Gomo No 22, Pasar Gunungsitoli, untuk mengurus rekomendasi dalam pengurusan izin usaha mereka”, kata Mario kepada Faktapers.

Di kesempatan berbeda, Trisman Zebua Wakil Skretaris LSM FOBSIT mengatakan, “ini adalah tugas pemerintah dan kita untuk mengingatkan agar seluruh pengusaha di kota Gunungsitoli, khususnya di bidang dagang supaya mengurus izin setiap usaha yang dimiliki”.

“Namun, kami berharap agar pemerintah lebih jeli memperhatikan dan menertibkan para pengusaha yang masih belum memiliki izin usahanya”, terang Trisman sambil mengakhiri pembicaraan.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada pernyataan resmi dari instansi Badan Perizinan kota Gunungsitoli.

(E/lahagu)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments