Sabtu, Mei 8, 2021
BerandaFormat Jambi: Perda No.2 dan Pergub No.31 Untuk kepentingan Rakyat atau Pengusaha?
Array

Format Jambi: Perda No.2 dan Pergub No.31 Untuk kepentingan Rakyat atau Pengusaha?

FAKTA PERS – JAKARTA.

Sejumlah aktivis muda asal Provinsi Jambi berkumpul dan berdiskusi dalam sebuah forum yang dinamakan Forum Penyelamat Jambi (Format Jambi) untuk menyikapi kebijakan Pemprov Jambi pada Perda Nomor 2 Tahun 2016 dan Pergub Nomor 31 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Pengendalian Karhutla Provinsi.

Dialog tersebut mengusung Tema “Perda dan Pergub Untuk Kepentingan Rakyat atau Untuk Kepentingan Penguasa”. Bertempat di Asrama Mahasiswa Jambi, Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2017).

“Menyikapi dan mengkaji Perda No.2 Tahun 2016 dan Pergub No.31 Tahun 2016 yang menurut kami ini mengekang masyarakat untuk membuka lahan baru/kebon dengan membakar,” ujar Saiful Sulaiman selaku Ketua Format Jambi.

Menurutnya peraturan pemerintah ini mesti dikaji kembali mengingat sebagian besar matapencaharian penduduk di Jambi adalah bertani. “Pasalnya mayoritas kita adalah anak petani karet dan sawit, saat diberlakukannya perda dan pergub ini masyarakat takut untuk membuka lahan baru. Ini kan kami rasa tidak adil.”

“Kami bukan tidak menerima upaya pemerintah untuk pencegahan dan pengendalian karhutla di Provinsi Jambi, tapi harus melihat nasib petani Provinsi Jambi,” jelasnya lagi.

Saiful mengatakan jangan sampai Perda dan Pergub itu merugikan petani sebab penyumbang asap terbesar justru dari perusahaan besar. “Saat kebakaran tahun 2015 lalu kita semua tahu siapa penyumbang asap dan lahan siapa yang terbakar. Pemerintah seakan-akan memaksa masyarakat petani tradisonal untuk setara dengan perusahaan dalam membuka lahan perkebunan”.

“Sedangkan sejak zaman nenek moyang dan bahkan cara membakar lebih epektif dan tidak memerlukan biaya yang cukup besar untuk membuka lahan baru dan ini disebutkan dalam UU 32 Tahun 2009 tentang kearifan lokal”, ujar Syaiful.

Dia menegaskan Format Jambi akan terus berjuang demi kepentingan masyarakat di Jambi yang dirugikan oleh peraturan pemerintah tersebut. “Kami para aktivis muda yang ada di Jakarta akan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat dan petani di Jambi. Untuk diskusi kedepannya, kami akan menghadiri para pakar hukum untuk mencari solusi agar kepentingan masyarakat Jambi bisa terwujud kembali untuk membuka lahan pertanian baru”.

(Hery Lubis)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments