Kamis, Mei 13, 2021
BerandaGolkar Purwakarta Putuskan Usung Dedi Mulyadi Calon Gubernur Jabar 2018
Array

Golkar Purwakarta Putuskan Usung Dedi Mulyadi Calon Gubernur Jabar 2018

 

FAKTA PERS – PURWAKARTA.

DPD Golkar Purwakarta memutuskan mengusung Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur Jawa Barat 2018, dukungan ini diputuskan setelah menggelar rapat pleno diperluas DPD Golkar Purwakarta.

Ketua DPD Golkar Purwakarta, Sarif Hidayat mengatakan ada tiga kesimpulan dalam rapat pleno diperluas DPD Golkar Purwakarta. “Penetapan Panitia Rakerda dan pelantikan PK, PD/PL DPD. Penetapan revitalisasi pengurus DPD periode 2016-2021, menetapkan dan memutuskan Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur Jabar 2018,” jelasnya.

Ia melanjutkan hasil rapat pleno ini, nantinya akan diserahkan ke DPD Golkar Jabar untuk kemudian diserahkan ke DPP Golkar Pusat. “Kami juga mengambil keputusan ini dengan dasar yang jelas, sesuai dengan basis partai kami suara golkar suara rakyat. Prinsipnya, Basis kinerjalah yang dikedepankan. sosok yang sangat cocok dengan kerangka visi dan misi partai golkar, membantu masyarakat secara totalitas. Figur itu ada pada Dedi Mulyadi,” ujar Sarif usai Rapat Pleno dikantor DPD golkar Purwakarta senin (10/4).

Menurut kami, lanjut dia, Dedi Mulyadi adalah kader golkar yang terbaik untuk layak dicalonkan gubernur Jabar 2018. “Tentunya, rapat pleno ini akan diperkuat lagi di rakerda yang akan datang”, imbuhnya.

Namun, kata dia, calon gubernur Golkar Jabar merupakan keputusan mutlak DPP Golkar. “Kami juga punya aspirasi, penilaian dan pendapat, mengenai kemudian nanti seperti apa dan siapa yang diputuskan. Tentu, kami akan patuh dan taat terhadap keputusan DPP Golkar,” tegasnya.

Terkait mekanisme survey internal partai golkar, dilanjutkan sarif, itu barangkali hanya sebuah persyaratan untuk mengidentifikasi sosok mana yang sekiranya layak dicalonkan sebagai gubernur Jabar nanti. “Itu domainnya DPP, kami hanya berupaya melakukan pilihan. Kami tidak akan mengintervensi kebijakan-kebijakan DPP, pusat juga kan punya penilaian. Seberapa banyak dukungan terhadap seorang calon yang diusung dan disuarakan dari daerah”, tutup Sarif.

(rom)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments