oleh

Hari Jadi Tidore Ke-909, Ritual Lufu Kie Diganti Parade Juanga

-Daerah-247 views
Kagunga Sultan Tidore dalam Formasi Parade Juanga.

FAKTA PERS – TIDORE KEPULAUAN.

Menjelang upacara puncak Hari Jadi Tidore (HJT) ke 909, sejumlah kegiatan bernuansa budaya telah dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian menuju upacara puncak yang jatuh pada hari Rabu tanggal 12 April mendatang.

Sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, rangkaian kegiatan HJT ke-909 kali ini tidak dimeriahkan dengan Ritual Lufu Kie atau perjalanan laut mengelilingi Pulau Tidore dengan formasi Hongi Taumoi se-Malofo. Sebagai gantinya, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama Kesultanan Tidore melaksanakan kegiatan Parade Juanga, Senin (10/4).

Walaupun sama-sama menggunakan armada perang, namun dalam Parade Juanga, armada Kesultanan Tidore tidak lagi melakukan ziarah di titik tertentu atau di lokasi keramat di sepanjang pulau Tidore sebagaimana dalam Ritual Lufu Kie. Namun, hanya satu kali bertolak dari Tidore melalui Dermaga Dorokolano dan turun di Ternate melalui Dermaga Residen dan dilanjutkan dengan tatap muka bersama Bobato Kesultanan Ternate, warga Tidore di Ternate yang dilaksanakan di Kadaton Tidore. Selanjutnya, Pasukan Kesultanan bersama Armada perangnya kembali ke Dermaga Kesultanan Dorokolano tanpa memutari Pulau Tidore.

Kegiatan Parade Juanga ini diawali dengan keluarnya Sultan Tidore dengan para Bobato bersama Walikota dan Wakil Walikota dari Kadato Kie menuju Dermaga Kesultanan Dorokolano. Sebelum naik ke Kagunga, Imam Kesultanan Tidore membacakan doa selamat. Kemudian Sultan bersama Walikota naik keatas Kagunga, selanjutnya Kagunga melakukan putaran di depan dermaga Dorokolano sebanyak tiga putaran.

Walaupun perjalanan ini bukan lagi Prosesi Lufu Kie namun bukan berarti kehilangan makna dan hikmah. Suasana haru justru memuncak ketika Kagunga Sultan  bersandar di Pelabuhan Residen Ternate dan disambut ratusan warga yang sudah menanti kehadiran Sultan di Ternate. Bahkan Walikota Ternate, Burhan Abdurrahman menjemput langsung Sultan dan Walikota di Pelabuhan Residen.

Usai penyambutan, acara dilanjutkan dengan pertemuan Sultan Tidore dan jajaran Pemerintah Kota Tidore bersama Walikota Ternate, serta warga Tidore yang bermukim di Kota Ternate. Secara bergantian, Walikota Capt. H. Ali Ibrahim, Wakil Walikota, Muhammad Senin, Walikota Ternate dan Sultan Tidore, H. Husain Syah menyampaikan sambutannya sebagai ungkapan rasa syukur atas digelarnya rangkaian kegiatan HJT ke 909.

Setelah selesai melaksanakan pertemuan, Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan bersama Sultan Tidore kembali ke Kagunga dan melanjutkan perjalanan menuju Dermaga Dorokolano sesuai rute keberangkatan sebelumnya.

Terkait tidak dilaksanakannya Ritual Lufu Kie, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Yakub Husain menjelaskan bahwa Lufu Kie tidak lagi dilakukan dalam rangkaian kegiatan HJT karena prosesi ini dinilai terlalu sakral. Selain itu, bisa juga dilaksanakan namun harus mendapatkan izin dari Jou Sultan.

“Oleh karena itu sebagai gantinya pihak penyelenggara HJT diberikan tugas untuk melaksanakan kegiatan Parade Juanga,” katanya.

(ss/Hms)

Komentar

News Feed