oleh

IBI Cabang Tikep Gelar Aksi Solidaritas Pertanyakan Penyebab Kematian Bidan Cantik  Afivah

-Daerah-205 views
Suasana massa aksi di depan Polres Tidore.

FAKTA PERS – TIDORE KEPULAUAN.

Puluhan Bidan yang tergabung dalam Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Tidore Kepulauan pada Selasa (11/4) pagi sekira pukul 10.22 WIT,  menggelar aksi Solidaritas atas kematian Afivah Archman.

Aksi yang digelar di depan Kantor Polres Tidore itu, menuntut pihak Kepolisian Polres Tidore agar secepatnya menyampaikan penyebab kematian Afivah. Sebab menurut mereka, Polres Tidore dianggap lambat dalam penyelidikian terhadap kasus tersebut.

Padahal kematian Afivah telah memasuki hari ke-5 (11/4) paska meninggal pada Jumat 7 April 2017 lalu di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan. “Kami meminta kepada pihak Kepolisian agar secepatnya menyampaikan penyebab dari kematian Bidan Afivah Arachman,” koar salah satu orator aksi.

Selain menuntut dipercepatnya penjelasan, massa juga meminta agar para bidan yaang bertugas di Puskesmas, Pustu dan Polindes agar diberikan keamanan oleh pihak kepolisian, mengingat rasa trauma mereka terhadap apa yang terjadi pada almarhum Afivah Arachman.

Massa IBI juga menyampaikan, akan menarik semua petugas bidan yang bertugas di Puskesmas, Pustu maupun Polindes yang ada di Kota Tikep bila dalam waktu 2 minggu kasus kematian Afivah belum juga terungkap.

“Apabila tidak bisa membongkar siapa pelakunya, maka kami akan lakukan aksi mogok seluruhnya,” teriak massa aksi.

Pantaun Fakta Pers, saat massa aksi IBI cabang Tikep datang berorasi kurang lebih 10 menit di depan pintu masuk areal Polres Tidore, tak lama beberapa massa aksi kemudian diminta oleh Paur Humas Polres Tidore, Iptu Jamal Salim untuk masuk ke aula Inspektur Tien Wahab guna menyampaikan tuntutannya.

Perwakilan massa aksi tersebut, diterima langsung oleh Kabag Ops Polres Tidore, AKP Agus Purwanto. Saat mendengarkan pertanyaan serta permintaan dari perwakilan massa aksi IBI,  Agus Purwanto berjanji akan terus mengusut kasus dengan serius, sehingga pelaku segera tertangkap. Sebab menurut Agus, kasus itu adalah kasus yang menonjol dan pertama kali terjadi di kota Tikep.

“Saat ini kami polres Tikep juga sudah di backup oleh Intel Polda Malut, guna membantu penyelidikan,” jelasnya.

Untuk soal permintaan keamanan terhadap bidan, dirinya akan melakukan pengamanan dengan meminta bantuan kepada Kapolsek serta Bhabinkamtibmas.

Setelah menerima penjelasan yang disampaikan oleh Kabag Ops, perwakilan massa aksi yang dipimpin Ketua PC IBI Tikep, Hj. Sukma Albanjar tersebut merasa puas dengan penjelasan yang diberikan, lalu meninggalkan tempat pertemuan dan bergabung bersama massa aksi.

Tak begitu lama berorasi di halaman Polres Tidore, massa aksi kemudian berorasi menuju ke kantor Walikota Tidore Kepulauan sekira pukul 11.06 WIT untuk melanjutkan penyampaian aspirasi mereka. (ss)

Komentar

News Feed