Rabu, Juni 16, 2021
BerandaMasih Mangkrak, Jembatan Sungai Batang Kumu Penghubung 2 Desa di Huta Raja...
Array

Masih Mangkrak, Jembatan Sungai Batang Kumu Penghubung 2 Desa di Huta Raja Tinggi Dinilai Pembohongan

FAKTA PERS – PADANG LAWAS.

Jembatan Sungai Batang Kumu senilai Rp. 3.6.000.000,00,-  dari APBD pengadaan langsung Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi yang mana jembatan sebagai penghubung desa Ujung Batu II ke desa Ujung Batu III Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara adalah Pembohongan dan masih mangkrak. Pantauan Fakta Pers di lokasi pembanguan jembatan masih sebatas rangka baja saja.

Infomasi yang diperoleh dari warga desa ujung batu II dan desa ujung batu III, jembatan tersebut sejatinya adalah penghubung lahan plasma warga desa Ujung Batu III, rumor yang beredar dimasyarakat sekitar, jembatan tersebut sebagai balas jasa Bupati Palas terhadap Kepala Desa Ujung Batu III, Sujito yang sudah habis masa jabatannya atas pemenangan Pilkada.

“Nama Desa kami sejatinya sudah dipakai oleh Desa Ujung batu III sebagai sarana jembatan penghubung desa, namun sebenarnya mas, kami tidak merasakan demikian, paling kalau mau kondangan saja, jembatan di bangun di desa Ujung Batu III menuju lahan Plasma mereka, memang benar apabila jembatan itu berfungsi dan jalan akses memadai, jarak tempuh ke desa Ujung Batu III hanya 3 Km, namun kalau cuaca seperti ini (musim penghujan), jalan itu juga tidak bisa dilalui, karna jalanya masih jalan tikus dan kalau ada yang baru dibuka itu juga tidak bisa dilalui, becek mas,” kata salah satu warga desa Ujung Batu II.

Warga Desa ujung batu III membenarkan bahwa jembatan memang dibangun tepat di wilayah desa tempatnya bermukim menuju lahan Plasma warga, saat ditanyai seputar pembangunan jembatan warga mengatakan bahwa mereka tidak tahu menahu mengenai siapa dan berapa pagu yang di anggarkan, pasalnya warga sekitar tidak pernah melihat plat merk proyek saat pembangunan jembatan, namun menurut warga saat proses pemasangan plat glagar jembatan, plat tersebut jatuh ke sungai hingga 2 kali dan plat tersebut penyok.

Kades Ujung Batu III, Mardi yang baru menjabat beberapa bulan menggantikan kades yang lama mengungkapkan bahwa, pekerjaan pembangunan jembatan sudah dihentikan dan akan dilanjutkan di tahun 2017. Info yang diperolehnya, baru baru ini pihak dari BPK RI sudah turun meninjau langsung jembatan.

Kadis Pekerjaan Umum, Rizal saat dikomfirmasi Fakta Pers, pada Minggu (2/4/17) sekitar pukul 19.30 Wib melalui selulernya mengatakan bahwa pembanugunan jembatan statusnya putus kontrak, sedangkan ditanyakan perusahaan rekanan yang menangani pembangunan jembatan mengatakan pihaknya lupa dan akan segera mengabarkan wartawan apabila sudah menemukannya. (R9)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments