oleh

Telan Anggaran Rp 440 Juta, Bangunan Kolam Ikan Belum Genap Satu Tahun Sudah Rusak Parah

-Daerah-229 views

FAKTA PERS – SAROLANGUN.

Miris melihat kondisi kolam ikan yang dibangun baru satu tahun dengan menggunakan anggaran pemerintah pusat. Anggarannya pun tidak main-main sebesar Rp 440 juta, dan kolam tersebut berada di Desa Bukit Berantai, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun

Menurut salah seorang warga yang enggan diketahui identitasnya, pembangunan kolam tersebut seperti barang asal jadi saja, Selasa (25/4/2017).

“Warga di sini merasa kecewa dengan lemahnya pengawasan dari pihak pemerintah dalam mengelola dana pemerintah pusat yang di subcon pada kontraktor yang mengerjakan  proyek tersebut”, katanya.

Dia juga mengaku prihatin dengan kondisi kolam yang seharusnya bisa dimanfaatkan warga setempat untuk penangkaran perkembangbiakan ikan semah bagi para perambah ikan yang ada di wilayah ini, namun kenyataannya kolam tersebut tidak bisa digunakan.

“Kami merasa sangat prihatin melihat kondisi kolam ikan yang di bangun dengan nilai yang fantastis namun hasil nya tidak memberikan manfaat pada masyarakat”, katanya.

Dia mengungkapkan dari awal pembangunan kolam ikan ini tidak mengutamakan kualitas dari segi material maupun pengerjaannya.

“Proyek pembangunan kolam ini pada waktu dibangun memang terlihat asal jadi saja,tidak mengedepankan kualitas daya tahan atau pun mamgaatnya, tapi kami menilai hanya untuk mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya yang merugikan masyarakat dan negara”, ungkapnya.

Warga berharap pihak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus pembangunan kolam ikan tersebut yang berdampak pada kerugian negara.

Sementara itu, Elly Marlina Kabid Perikanan saat ditemui di ruangan kerjanya mengatakan, proyek pembangunan kolam ikan tersebut menelan anggaran kurang lebih  Rp 440 Juta untuk kolam permanen ikan Semah tersebut.

Dia membenarkan kerusakan yang terjadi pada kolam tersebut cukup parah. “Lokasinya di Kecamatan Batang Asi, Desa Bukit Berantai, nilai anggarannya kurang lebih Rp 440 Juta itu anggaran dari pusat. Dulu kolam itu juga direncanakan untuk budidaya Ikan Semah”, katanya.

Elly mengakui proyek itu masih dalam masa pemeliharaan dan pihaknya juga telah menghubungi kontraktor yang mengerjakannya. Dia menyebutkan pihak kontraktor siap melakukan perbaikan atas kerusakan tersebut.

“Kontraktornya bernama Tabroni dengan CV Ari Cipta Karya, dia sudah kita hubungi intinya mereka beritikad baik untuk lakukan perbaikan apalagi masih dalam masa pemeliharaan”, pungkasnya.

“Proyek itu juga dibangun terhitung tepatnya bulan Agustus sampai Oktober, kalau dihitung masih satu bulan waktu pemeliharaannya”, katanya.

(Sadri)

Komentar

News Feed