oleh

Hebat!! Putra Asal Tidore Berkiprah di Level Nasional

-Daerah-294 views

FAKTA PERS – TIDORE KEPULAUAN.

Walaupun tidak lagi dipakai tenaga serta pikirannya sebagai sekertaris daerah Kota Tidore Kepulauan pada pemerintah Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen, namun tidak mengurungkan niat Dr. Ir. H. Ansar Husen, M. Si untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Hal itu terbukti dengan dilantiknya Ansar Husen oleh Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Kamis ( 27/4/17) sebagai Staf Ahli Mendes PDTT Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan.

Berkiprahnya Ansar Husain di level nasional sebagai pejabat eselon I Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) itu setelah melalui seleksi yang sangat ketat. Selain ketat dan penuh persaingan, seleksi untuk pejabat pimpinan tinggi madya selevel eselon 1 kementerian tersebut membutuhkan kualifikasi pendidikan doktor.

“Saya merasa bersyukur dan mengambil banyak hikmah sepanjang perjalanan karir saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tikep dalam hal ini wali kota dan wakil wali kota yang sudah menonjobkan saya. Karena dengan begitu, saya punya banyak waktu luang sehingga saya bisa menyelesaikan pendidikan doktoral (S3) dan punya waktu untuk mengikuti seleksi di kementerian. Banyak hikmah yang saya petik. Apa yang sama alami di daerah adalah pelajaran berharga yang membawa saya berhasil di pusat,” tuturnya.

Sebelumnya, Ansar mengikuti seleksi bersama 15 peserta lainnya yang dimulai sejak September 2016 lalu. Pria asal Tidore itu merupakan satu dari 3 PNS daerah yang mengikuti seleksi tersebut. Sisanya, yakni 13 peserta merupakan pejabat kementerian. Setelah mengikuti serangkaian tahapan seleksi dan assessment, Ansar berhasil masuk di tiga besar peserta terbaik.

Di tahap ini, pesaing Ansar bukan sembarang orang. Mantan Kadis Perindagkop Tikep itu harus bersaing dengan dua pejabat kementerian, yakni Dr. Conrad Hendrarto, M. Sc, Direktur Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT serta Dr. Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum Menpan-RB.

Tiga nama tersebut yang kemudian diusulkan oleh TPA (tim penilai akhir) ke Presiden Joko Widodo. “Alhamdulillah pada 6 April 2017, saya ditetapkan melalui surat keputusan Presiden. Dan pada kamis lalu langsung dilantik oleh Pak Menteri,” ucapnya.

Awalnya, Ansar sempat gagal pada level Provinsi Maluku Utara dalam memperebutkan posisi orang nomor tiga di Peprov Malut yakni Sekprov. Namun Ansar justru mendapat jabatan setara eselon I Melalui Pemerintah Pusat sehingga dirinya tercatat sebagai satu-satunya putra Malut yang saat ini berhasil menduduki jabatan strategis di tingkat kementerian.

Menanggapi minimnya pejabat eselon I di pusat yang berasal dari Maluku Utara, Ansar mengatakan, orang Malut harus berani berkompetisi di pusat. Apalagi di kementerian dan lembaga pemerintah di pusat sering membuka seleksi terbuka pengisian jabatan yang diumumkan lewat website.

“Kita orang tidore khsusnya Maluku Utara sesungguhnya punya kemampuan. Karena itu, kita harus berani mendaftarkan diri dan berani berkompetisi. Soal hasil akhir, kita serahkan ke Allah,” pungkasnya. (ss)

Komentar

News Feed