Jumat, Mei 14, 2021
BerandaHumas Pemkot Tidore Perlu Evaluasi Soal Peran Pers
Array

Humas Pemkot Tidore Perlu Evaluasi Soal Peran Pers

FAKTA PERS – TIDORE KEPULAUAN.

Kinerja Humas Pemkot Tidore akhir-akhir ini mendapat perhatian dari sejumlah wartawan liputan Tidore. Pasalnya, sebagian pekerja kuli tinta yang menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah tersebut, menilai Humas Pemkot Tidore pilih kasih dalam setiap Iklan, Advedtorial dan Promo disetiap media cetak dan online yang bertugas meliput serta mempublikasikan setiap kegiatan yang berada di lingkup Kota Tidore Kepulauan.

Hal itu kemudian menarik keprihatinan tersendiri bagi Wakil Walikota kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen. Di hadapan sejumlah media, pada Selasa, (30/5) Wawali mengaku dirinya sangat kecewa dengan pengelolaan Humas pemkot Tidore yang belum terlalu baik.

Olehnya itu, wawali berjanji dengan adanya masukan dan kritikan dari pers untuk pemerintah daerah terkhusus bagi Humas pemkot Tidore yang terkesan pilih kasih terhadap media, akan dievaluasi guna merajut kembali kemitraan Pers dan pemerintah menuju Tidore yang lebih baik.

“Kemajuan kota Tidore ini tentu harus didukung oleh pers, karena pers juga merupakan pilar kebangsaan dan satu-satunya perpanjangan tangan dari pemerintah, sehingga apa yang menjadi masukan dan kritikan akan kami tampung untuk dievaluasi,” kata Muhammad Sinen saat berbincang dengan sejumlah awak media di depan kantor Walikot Kota Tidore.

Lebih lanjut, orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan itu berharap, agar untuk kedepannya bagian humas Pemkot Tidore dibawah kepemimpinan Asiz Hadad selaku Kabag Humas, agar tidak lagi kaku dalam managmen masalah pers, khususnya di Kota Tidore. Sehingga harus lebih cepat dan tanggap merespon masalah-masalah pemberitaan maupun informasi yang berkembang di Kota Tidore.

“Saya merasa kecewa kalau hubungan Pers dengan pemerintah tidak bisa diatur dengan baik, padahal saya berharap setiap kegiatan pemda itu ada wartawan yang dibawa untuk meliput kegiatan yang dilakukan oleh pemda,” Tambah Muhammad Sinen.

Sementara itu, Asiz Hadad ketika diconfirmasi atas sikap bagian Humas Pemkot Tidore yang sejauh ini terkesan pilih kasih dan tidak lagi melibatkan wartawan dalam setiap kegiatan-kegiatan pemerintah, beserta sejumlah anggaran yang diprioritaskan untuk pemberitaan seperti penyampaian informasi kegiatan pemda berupa Iklan, Advedtorial, dan Promo. Mengaku dibatasi dengan alokasi anggaran.

“Sejauh ini masih dibatasi dengan alokasi anggaran yang tidak terlalu maksimal, sehingga membuat kami agak kesulitan untuk memprioritaskan semua media tanpa harus memilah media cetak dan media online. Insya Allah tahun 2018 saya akan berupaya untuk mengusulkan anggaran media sehingga apa yang menjadi kepentingan semua media bisa diakomodir,” tutur Asiz. (ss)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments