Senin, September 20, 2021
BerandaJelang Ramadhan, Pemkab Purwakarta Gelar Operasi Pasar Gas Subsidi
Array

Jelang Ramadhan, Pemkab Purwakarta Gelar Operasi Pasar Gas Subsidi

FAKTA PERS – PURWAKARTA.

Menjelang bulan puasa, Pemkab Purwakarta bekerjasama dengan agen LPG 3 Kg menggelar operasi pasar di kantor-kantor kelurahan se-Kecamatan Kota Purwakarta. Setiap kelurahan mendapat quota pasokan 560 tabung.

Sejumlah warga tampak antusias mendatangi dan membeli gas sesuai HET pemerintah seharga Rp. 16.000, satu warga mendapat satu tabung gas.

Kasubag sarana dan prasarana perekonomian Setda Purwakarta, Ofi Sofyan mengatakan, operasi pasar gas bersubsidi 3 Kg menjelang Puasa Ramadhan guna mengantisipasi untuk kebutuhan masyarakat. “Operasi pasar ini dilaksanakan hari ini secara serentak diseluruh kelurahan yang ada di kecamatan kota Purwakarta,” ujarnya.

Ia menambahkan, satu kelurahan mendapat pasokan satu truck berisi 560 tabung gas 3 kg, dengan harga sesuai HET yang ditetapkan pemerintah Rp. 16.000 per tabung. “Setiap warga yang akan membeli gas, dipersyaratkan membawa foto copy kartu keluarga. Supaya terdistribusi merata kepada keluarga yang betul-betul membutuhkan gas bersubsidi ini,” jelas Ofi di lokasi operasi pasar Kantor Kelurahan Nagri Kidul, Kamis (25/5).

Menanggapi harga gas 3 Kg yang mencapai Rp. 25.000 per tabung dipasaran. Ia tak memungkiri hal itu. Menurutnya, kedepan secara bertahap akan dicarikan solusi kebijakan agar harga yang dibeli langsung oleh masyarakat bisa sesuai HET pemerintah.

Di tempat yang sama, Lurah Nagri Kidul, Sobandi mengapresiasi program Pemkab Purwakarta menggelar operasi pasar gas 3 kg kepada warga. “Alhamdulilah, warga saya sangat terbantu, karena dipasaran kan harganya bisa mencapai Rp. 25.000 per tabung. Saya bikin surat ke RW-RW, warga sangat antusias datang ke kelurahan membeli gas ini,” ungkapnya.

Ia berharap operasi pasar ini dapat digelar secara berkesinambungan. “Mudah-mudah dapat berkesinambungan, apalagi nanti menghadapi hari raya. Warga kan perlu sekali, mudah-mudahan ada lagi operasi pasar seperti ini,” ujarnya.

Ia juga kerap melakukan sosialisasi kepada warga dalam berbagai kesempatan, agar gas subsidi ini tepat sasaran. “Supaya tepat sasaran, saya usulan agar didata ulang warga yang benar-benar membutuhkan. Kami juga upayakan kerjasama dan melibatkan RT-RW serta tokoh masyarakat, karena merekalah yang paham betul kondisi ekonomi warga setempat,” pungkas Sobandi. (rom)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments