Minggu, Juli 25, 2021
BerandaJumlah Peserta JKN di Purwakarta Mencapai 622.168 Jiwa
Array

Jumlah Peserta JKN di Purwakarta Mencapai 622.168 Jiwa

FAKTA PERS – PURWAKARTA.

Jumlah Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat sampai dengan 30 April 2017 mencapai 622.168 jiwa. Sementara jumlah penduduk Purwakarta per desember 2016 sekitar 905.585 jiwa. Dimana seluruh rumah sakit di Purwakarta sudah bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sementara jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan sebanyak 63 FKTP.

Kepala Kantor Operasional BPJS Kesehatan Purwakarta, drg. Feby Azhezinova melalui staff kepesertaan, Eri Walid Fattin mengatakan jumlah peserta JKN yang terdaftar di BPJS Kesehatan Purwakarta per 30 April 2017 sebanyak 622.168 jiwa. “Segmen peserta JKN per Maret 2017, peserta bukan pekerja sebanyak 16.548 jiwa, Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari APBD 5.447 peserta, PBI APBN 280.188 peserta, pekerja bukan penerima upah (pekerja mandiri) 43.676 peserta dan pekerja penerima upah sebanyak 235.871 peserta,” tuturnya.

Sementara, sambung dia, jumlah FKTP sebanyak 63 tersebar di 17 kecamatan di Purwakarta. “BPJS Kesehatan Purwakarta bekerjasama dengan 63 FKTP yakni, 20 puskesmas dan 43 Klinik swasta/dokter praktek,” kata Eri di kantornya, Selasa (30/5).

Ia melanjutkan jumlah peserta BPJS Kesehatan yang terdaftar di FKTP 20 Puskesmas Purwakarta sekitar 100 ribu hingga 120 ribu peserta. “Dana kapitasi di setiap Faskes pertama berbeda-beda, tergantung fasilitas seperti tenaga medis dan kelengkapan fasilitas bisa lebih dari Rp. 6.000. Selain itu, jam dan waktu pelayanan juga berpengaruh kepada nilai kapitasi,” terangnya.
Terkait pembayaran, kata dia, pihaknya belum pernah menunggak pembayaran dana kapitasi. “Diusahakan tidak menunggak, karena jika telat bayar akan dikenakan denda atau pinalti. Teknisnya, dibayarkan langsung ke rekening masing-masing puskesmas,” tandasnya.

Ditambahkannya, seluruh rumah sakit di Purwakarta sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. “Alhamdulillah, di purwakarta semua rumah sakit sudah kerjasama, pihak rumah sakit dibayar berdasarkan klaim kepada BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (rom)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments