Sabtu, Februari 27, 2021
Beranda Ketua DPRD: Taman Raja Batu Mandailing Natal Bukan Aset Pemda, Jadi Aset...
Array

Ketua DPRD: Taman Raja Batu Mandailing Natal Bukan Aset Pemda, Jadi Aset Siapa?

 

 

FAKTA PERS – JAKARTA.

Saat ini pembangunan Taman Raja Batu yang berada persis di sekitar komplek perkantoran Bupati Mandailing Natal tengah marak diperbincangkan baik ditengah-tengah masyarakat maupun di media sosial. Pasalnya, Taman Raja Batu Mandailing Natal bukan aset Pemda.

Fakta Pers mencoba menelusuri lebih lanjut akan hal itu dengan menghubungi Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, Hj Leli Hartati langsung melalui telepon selular.

“Kalau dari dipandang dari pembangunan memang bagus karena menjadi tempat sarana objek wisata masyarakat”, kata Leli Hartati saat dikonfirmasi melalui telepon selular di Jakarta, Sabtu (6/5).

Ia menjelaskan untuk pembangunan Taman Raja Batu sendiri dananya tidak ditampung di APBD, dan saat ditanya mengenai pembangunan apakah sudah sesuai atau tidak dengan Undang-Undang, Leli menyatakan Legislatif (DPRD) tidak membahas hal itu sebab yang membangun bukan Aset Pemda.

“Maka oleh itu, tidak dibahas karena bukan Aset Pemda dan tidak ditampung di APBD dan bukan kewengan DPRD kecuali ditampung di APBD”, ungkapnya.

Leli menambahkan, kalau pembangunan tersebut Aset Pemda baru dibahas secara regulasi dan itu sudah pernah dipertanyakan langsung ke pihak Pemda, karena itu merupakan kearifan lokal maka tidak bisa bicara.

Saat ditanya terkait informasi yang beredar dalam pengerjaan bangunan tersebut apakah ada dipergunakan alat berat milik Pemda, Leli mengatakan tidak mengetahui hal itu.

“Kalau bukan aset daerah, lalu aset siapa dan kenapa  kegiatan Pemerintah Daerah tersentral disitu (Taman Raja Batu) bahkan kegiatan administrasi pemerintahan juga tidak jarang dilakukan disitu”, ungkap narasumber yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan Fakta Pers melalui pesan tertulis di waktu yang bersamaan.

“Ataukah ini aset pribadi Dahlan Hasan Nst (Bupati Mandailing Natal), maka dari itu perlu keterbukaan Pemerintah agar tidak tanda tanya terus aset siapa itu sebenarnya”, tegasnya.

Sementara itu pihak Pemkab Mandailing Natal sendiri tidak berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan dan penjelasan lebih lanjut.

Seperti diketahui informasi yang didapat, dimana pembangunan Taman Raja Batu berlokasi di sekitar komplek Perkantoran Bupati Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera autara.

(AML)

Most Popular

Recent Comments