oleh

Pemkab Muara Enim Gelar Acara Dialog dan Audensi Bupati Bersama Ketua Dewan Pers

-Daerah-243 views

FAKTA PERS – MUARA ENIM.

Humas Protokol (Humaspro) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menggelar acara Audiensi dan Dialog bersama Bupati Muara Enim, Ir. H. Muzakir Sai Sohar, dan Ketua Dewan Pers, Ir. Yosep Stanley Adi Prasetyo,  Ketua PWI Provinsi Sumsel  H. Ocktap Riady S.H., juga para pimpinan  media  serta insan pers yang bertugas di Kabupaten Muara Enim. Acara tersebut digelar di Ballroom Sintesa Hotel, Jumat (12/5/2017).

Hadir pada kesempatan acara ini Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan dari Dandim 0404 Muara Enim , dari Kejaksaan Negeri Muara Enim serta para pejabat Muspida Kabupaten Muara Enim.

Dalam sambutannya, Bupati Muara Enim Ir. H Muzakir Sai Sohar menyampaikan, informasi merupakan bagian penting bagi penyelenggara pemerintahan. Informasi tentang penyelenggaraan pembangunan dapat tersampaikan kepada masyarakat melalui berita-berita yang disajikan dalam berbagai kemasan berita, baik cetak maupun elektronik.

“Saat ini berita tidak hanya bisa diikuti dari media mainstream saja, media sosial juga menjadi sarana untuk mendapatkan informasi. Setiap hari kita dibanjiri berita, kepada wartawan untuk terus mengasah dan meningkatkan diri menjadi lebih profesional, jangan sampai membuat berita hoax, sebab berita hoax adalah berita yang membuat kegaduhan yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan rasa aman di masyarakat, Pemerintah Daerah dan Pers saling membutuhkan dan diharapkan agar terus terjalin hubungan yang baik sehingga terus dapat menyampaikan pembangunan berbagai bidang di Kabupaten Muara Enim,” ujar Muzakir.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers dalam sambutan serta  pengarahannya mengatakan, wartawan sejatinya tidak melakukan pekerjaan rangkap sebagai Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) sekaligus usaha jasa, seperti mengurus pembuatan SIM atau perpanjangan STNK atau sebagai PNS.

“Peran dan fungsi wartawan profesional adalah bertugas menyebarkan informasi secara faktual, akurat, netral, seimbang dan adil. Menyuarakan pihak-pihak yang lemah, kritik terhadap mereka yang berkuasa, skeptis dan selalu menguji kebijakan yang dibuat penyelenggara kekuasaan, memberikan pandangan analisis dan interpretasi terhadap permasalahan sosial politik dan ekonomi yang rumit. Mengembangkan minat kultural dan intelektual di kalangan masyarakat, memperkenalkan gagasan, Ide dan kecenderungan baru dalam masyarakat menegakkan dan mematuhi Etika Jurnalisme,” ungkapnya.

(Ahmad Sukri)

Komentar

News Feed