oleh

Pilkada 2018, Partai Hanura Purwakarta Terapkan Semua Calon Bupati/Wakil Bupati Berdasarkan Rekomendasi dari Bawah

-Daerah-212 views

FAKTA PERS – PURWAKARTA.

Ketua DPC Partai Hanura Purwakarta, Jawa Barat, R. Priyatna Kusumah menegaskan untuk Pilkada 2018, DPC Hanura Purwakarta menerapkan semua Calon Bupati/Wakil Bupati berdasarkan rekomendasi dari bawah, sesuai amanat Ketua Umum DPP Partai Hanura.

“Calon Bupati/Wakil Bupati, semuanya harus sowan ke pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk memberi peluang kepada seluruh PAC mengusulkan calon, dan ini akan saya usulkan ke DPD maupun DPP,” papar R. Priyatna saat pelantikan ketua dan pengurus 17 PAC Partai Hanura se-kabupaten Purwakarta dan pengukuhan tim penjaringan Pilkada 2018 dihotel ciwareng Inn, minggu (7/5).

Disinggung kehadiran Padil Karsoma selaku Sekda mewakili Bupati Purwakarta dalam acara tersebut, Ia menjelaskan kehadiran sekda dalam acara ini merupakan perwakilan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

“kami mengundang beliau (Padil Karsoma, red) sebagai tokoh masyarakat. Untuk masalah persiapan pilkada kedepan, kita sudah membuka penjaringan. Kami terbuka kepada siapapun juga, terutama untuk pak sekda. Siapapun nanti akan dicalonkan, harus ada rekomendasi dari PAC. Kebetulan hanya beliau yang hadir, jadi kami sekalian memperkenalkan,” ujar Ketua DPC.

Menurutnya, sudah ada tiga tokoh masyarakat purwakarta yang sudah menjalin komunikasi. “Ketiga tokoh tersebut, dari kalangan Birokrat Padil Karsoma, Kepala BKD Purwakarta Ruslan Subanda dan kalangan Pengusaha Ketua Kadin Purwakarta Muhammad Abdul Latif. Kami terbuka kepada siapapun yang ingin maju calon Bupati/Wakil Bupati,” ungkapnya.

Ditempat yang sama. Sekretaris DPD Hanura Jawa Barat, Bambang Supriatin menekankan kepada tim penjaringan calon Bupati/Wakil Bupati Pilkada 2018 yang sudah dikukuhkan agar membuat draf aturan, supaya tidak menjadi kontroversial, seperti apa pola-pola yang akan dimainkan melaksanakan tahapan penjaringan pilkada ini.

“Pesan Ketua DPD Jabar dalam rapat terbatas, usahakan para calon kepala daerah memiliki popularitas dan elektabilitas yang tinggi, disertai data faktual berdasarkan hasil survey sebagai pembanding. Yang terpenting buat Hanura, tidak boleh hanya satu nama calon, jadi harus muncul dua nama,” tegas Bambang.

Saat dikonfirmasi usai acara tersebut, Padil Karsoma mengapresiasi pengkaderan Partai Hanura Purwakarta yang sudah berjalan. Disinggung kehadirannya, apakah ini simbol-simbol politik yang ditunjukkan Partai Hanura mendukungnya Calon Bupati Purwakarta 2018.

“Saya birokrat, artinya tidak memungkiri dan tidak menampik. Tapi satu hal yang harus saya patuhi, instruksi pimpinan, jangan ngomong dulu ke arah sana,” ujarnya.

Kalau diranah politik, sambung dia, silahkan, artinya boleh ya atau boleh juga tidak. “Kehadiran saya disini, hanya ingin menyampaikan program Bupati Purwakarta yang sudah dijalankan,” pungkasnya. (rom)

Komentar

News Feed