oleh

PKB TEF Lawang Kidul Lakukan Kegiatan Bedah Rumah Layak Huni

-Daerah-258 views

FAKTA PERS – MUARA ENIM.

Paguyuban Keluarga Besar Tanjung Enim Forum (PKB TEF) Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim dibentuk dengan tujuan untuk menjalin tali silahturahmi, wadah komunikasi,dan menampung aspirasi masyarakat lewat media sosial. sejalan dengan perkembangannya forum ini banyak melakukan kegiatan kegitan sosial di wilayah Tanjung Enim dan sekitarnya.

PKB TEF aktif melakukan kegiatan sosial dengan menyelenggarakan aksi donor darah yang rutin per 6 bulan sekali melalui bekerjasama dengan PMI Kabupaten Muara Enim dan mengadakan Taman Baca Keliling untuk anak sekolah dasar.

Jum’at, 19 Mei 2017 para pengurus, anggota PKB TEF, serta masyarakat sekitar berkerjasama untuk melakukan kegiatan sosial bedah rumah layak huni milik Sudianto (47) yang beralamat di Rt 07 Kamping III, Desa Lingg, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Menurut Aini zahara selaku ketua PKB TEF, “kegiatan bedah rumah layak huni adalah bukti dari kepedulian PKB TEF terhadap saudara-saudara kami yang masih belum beruntung di wilayah Tanjung Enim. Mulai dari pembongkaran maupun pemasangan dinding rumah semua dilakukan oleh anggota PKB TEF dan masyarakat sekitar secara gotong royong.”

“Untuk saat ini pendanaan masih didapat dari sumbangsih anggota dan masyarakat yang ingin berpartisipasi.” katanya.

Masih menurut Aini yang akrab dipanggil Jeni, “kegiatan bedah rumah layak huni ini sudah yang ke empat kalinya dilakukan oleh PKB TEF sejak bulan Oktober 2016 sampai sekarang. Alhamdulillah  semua berjalan lancar.”

“Kami berharap agar kegiatan seperti dapat berkelanjutan dan banyak lagi saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan dapat sedikit kita bantu, Aamiin.” harapnya.

“Saya hanya pedagang buah keliling yang penghasilan tidak menentu, jangankan untuk memperbaiki rumah, buat kebutuhan sehari hari terkadang kurang. Saya banyak mengucap terima kasih kepada rekan-rekan dari PKB TEF,” ujar Sudianto pemilik rumah.

“Seperti bapak lihat sebelumnya, tiang-tiang penyangga dinding rumah sudah lapuk. Atap rumah sudah pada bocor, WC yang tadinya nggak pakai closet sekarang sudah dipasang closet, atap sudah dipasang seng sekarang tidak bocor lagi,” tambah Sudianto dengan wajah yang penuh rasa haru. (Aidil Koster)

Komentar

News Feed