Senin, September 20, 2021
BerandaPolres Surabaya Menggrebek 14 Pemuda Saat Pesta Seks Sesama Jenis di Kamar...
Array

Polres Surabaya Menggrebek 14 Pemuda Saat Pesta Seks Sesama Jenis di Kamar Hotel

FAKTA PERS – JAWA TIMUR.

Unit Pelatanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Surabaya menggrebek 14 pria yang sedang melakukan pesta seks sesama jenis di kamar 314 dan 303 Hotel Oval yang berlokasi Jl Diponegoro, Surabaya, Minggu (30/4/2017).

Menurut informasi yang dihimpun Fakta Pers, pelaku berkumpul serta melakukan aksi pesta seks (homo/gay) setelah mereka menerima undangan melalui broadcast BlackBerry Masanger (BBM) dari AN. Untuk bergabung dalam pesta tersebut, dikenai biaya Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu untuk satu orang.

Pesta gay yang dilakukan di Hotel Oval dihadiri beberapa golongan profesi yang terdiri dari staf perusahan, pedagang, fotografer dan pria yang bekerja sebagai event organizer. Lebih mirisnya lagi, pesta juga dihadiri oleh tiga orang mahasiswa dari universitas negeri dan swasta ternama di Surabaya.

Berdasarkan data yang diperoleh Fakta Pers, ketiga mahasiswa tersebut adalah FN (25), mahasiswa S2 Hukum di perguruan tinggi swasta (PTS) ternama di Surabaya Selatan, AI (21), mahasiswa PTS di Surabaya Timur, dan AS (22), mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Surabaya Selatan.

“Berdasarkan undangan yang disebarkan oleh tersangka Andre selaku admin group untuk mengikuti party di kamar hotel tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga.

Shinto menjelaskan, meski sama-sama ditangkap, dari tiga mahasiswa itu baru satu mahasiswa yang sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia adalah FN, salah seorang mahasiswa PTS ternama di Surabaya Selatan. Mahasiswa ini berasal dari NTT, dan dijerat dengan pasal 32, 33 dan 34 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Karena pada saat digerebek posisi, FN sedang tidak mengenakan pakaian dan sedang menerima rangsangan dari peserta lain.

“Sedangkan untuk dua mahasiswa lain yakni, AI dan AS masih kami periksa sebagai saksi. Karena saat digerebek, mereka hanya menonton pasangan lain yang sedang bermain seks,” lanjut Shinto.

Shinto menambahkan, pihaknya saat ini masih menyelidiki apakah ketiga mahasiswa ini sudah lama mengikuti pesta serupa seperti yang digelar oleh Andre.Karena sebelumnya, Andre juga pernah menyelenggarakan undangan yang sama di Madiun, hanya saja acara tersebut kurang sukses. Sehingga dia menggelar acara tersebut di Surabaya. “Kami masih mendalami tentang sepak terjang grup ini,” tandasnya.

Dalam penggrebekan tersebut, selain 14 orang peserta, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti yakni, 15 unit telepon genggam milik para peserta yang berisi BBM undangan Party Gay, uang tunai Rp. 1,1 juta, kwitansi pembayaran kamar hotel, buku Rekening Bank Mandiri, flashdisck yang berisi file video porno homoseksual, TV, ratusan kondom utuh dan bekas, sprei, minyak zaitun, tisu bekas pakai, sebilah golok, mobil, dan motor para peserta. (RN)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments