Minggu, Mei 16, 2021
BerandaSerius Mencalonkan Bupati/Wakil Bupati Purwakarta, Muhammad Abdul Latif Ambil Berkas Pendaftaran dari...
Array

Serius Mencalonkan Bupati/Wakil Bupati Purwakarta, Muhammad Abdul Latif Ambil Berkas Pendaftaran dari Partai Hanura

FAKTA PERS – PURWAKARTA.

Ir. Muhammad Abdul Latif menyambangi Kantor DPC Partai Hanura Purwakarta guna mengambil berkas pendaftaran bakal calon Bupati/Wakil Bupati Purwakarta Pilkada 2018, Selasa (16/5).

Kedatangannya ke Kantor DPC Hanura diterima langsung oleh Ketua DPC Hanura, R. Priyatna Kusumah didampingi jajaran pengurus dan tim Bapilu.

Usai mengambil berkas pendaftaran, M. Abdul Latif mengaku serius mendaftar ke partai Hanura untuk maju Bupati/wakil Bupati dalam pilkada 2018. “Saya serius maju, seribu kali serius. Partai Hanura adalah yang pertama saya datangi, kedatangan saya baru mengambil formulir dan berkas pendaftaran,” tegas Mamat Bangbrang panggilan akrabnya.

Mamat yang juga Ketua Kadin Purwakarta ini memiliki motivasi dan komitmen yang kuat untuk mempertahankan dan melanjutkan kebijakan Bupati yang sekarang Dedi Mulyadi. “Saya tidak sehebat Dedi Mulyadi, beliau saya akui lebih bagus membangun Purwakarta. Saya komitmen ingin memberikan yang terbaik bagi Purwakarta,” tegasnya.

Ditempat yang sama, R. Priyatna Kusumah mengungkapkan Muhammad Abdul Latif, baru yang pertama mengambil berkas persyaratan bakal calon (balon) Bupati/Wakil Bupati Purwakarta. “Batas akhir pengambilan dan pengembalian berkas persyaratan balon, 30 Juli 2017 yang akan datang. Beliau yang baru pertama ambil berkas pendaftaran di Partai Hanura,” ujarnya.

Menurutnya, ada banyak tokoh masyarakat yang memiliki potensi memimpin Purwakarta kedepan. “Makanya, kami buka peluang bagi mereka, membuka rekruitmen pendaftaran. Mudahan-mudahan mereka menyusul beliau (M. Abdul Latif, red) mengambil dan mengembalikan berkas pendaftaran,” terang Yayat sapaan akrab ketua DPC Hanura ini.

Ia melanjutkan pihaknya akan menerima siapapun yang ingin mengambil berkas pendaftaran. “Kami terima dulu semua, kemudian akan dilakukan survey. Selain itu, kami juga berkomunikasi dengan partai lain. Meskipun belum secara defenitif berkoalisi, tapi partai Hanura, Golkar dan PAN sudah sepakat berkoalisi untuk memenuhi kuota kursi sebagai syarat,” jelasnya.

Partai Hanura, kata dia, bagi calon yang akan diusung diwajibkan harus mendapat rekomendasi dari Pimpinan Anak Cabang (PAC). “Bagi calon, bagusnya itu mendapat rekomendasi dari 100% PAC, tapi kami mempersyaratkan minimal 10 PAC. PAC merupakan struktur tingkat grass root yang membawahi pengurus ranting, agar para calon berkomunikasi. Sehingga layak atau tidak layak, dikenal atau tidak dikenal. itu menjadi sebuah perhitungan bagi Partai Hanura,” pungkasnya. (rom)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments