oleh

Tak Bisa Ditalangi, Pekerjaan Infrastruktur Desa Dimulai Setelah Proposal Bankeu Cair

-Daerah-267 views

FAKTA PERS – PURWAKARTA.

Kabid Pengembangan Kelembagaan dan Potensi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemkab Purwakarta, Hj. Tuti Elliyani menegaskan, sebelum ada pencairan dana bantuan keuangan untuk infrastruktur desa dari Pemprov Jabar, desa tidak diperkenankan melaksanakan pekerjaan.

“Pelaksanaan dimulai setelah proposal bankeu cair, tidak bisa ditalangi. Memang, Pemprov sudah mengalokasikan Bankeu untuk desa, tapi harus sesuai prosedur,” tegas Tuti.

Dari 183 desa di Kabupaten Purwakarta, kata dia, proposal yang sudah cair baru 28 desa. “155 desa belum cair, karena proposal pengajuan dari desa belum masuk ke Pemprov dan pengajuannya dilakukan secara bertahap,” jelas Kabid di kantornya, Jum’at (5/5).

Ia melanjutkan besaran Bankeu Pemprov untuk desa sebesar Rp. 165 juta. “Masing-masing desa mendapat bankeu Rp 165 juta, alokasinya Rp. 150 juta untuk pembangunan fisik infrastruktur desa dan Rp. 15 Juta untuk dana penunjang kegiatan operasional aparatur kantor desa. Peruntukannya harus sesuai proposal yang diajukan,” tandasnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, dana bankeu masuk ke rekening desa dan dikelola oleh panitia. “Tugas Dinas PMD Purwakarta hanya melakukan pengawasan, monitoring dan evaluasi. Kalau dana bankeu langsung masuk ke rekening desa,” pungkasnya.

(rom)

Komentar

News Feed